AB Korban Tenggelam Pantai Cangak Sokobanah Ditemukan Meninggal Dunia

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Minggu, 10 Mei 2026 | 14:03 WIB
AB Korban Tenggelam Pantai Cangak Sokobanah Ditemukan Meninggal Dunia
AB Korban Tenggelam Pantai Cangak Sokobanah Ditemukan Meninggal Dunia

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Duka mendalam menyelimuti warga, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Bocah inisial AB (10), yang sebelumnya hilang terseret arus ombak di Pantai Cangak, akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis sebelum dinyatakan meninggal dunia, Minggu (10/5/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh Kepala Dusun Cangak, Mustar atau yang akrab disapa Apel Mustar, setelah dilakukan pencarian intensif bersama warga dan tim BPBD Sampang di sekitar bibir pantai.

Apresiasi ke Kepala Dusun Muhtar yang menemukan AB di bibir pantai cangak

Saat ditemukan, tubuh korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan dengan denyut nadi yang lemah. Warga bersama keluarga langsung mengevakuasi AB ke Puskesmas Tamberu Barat guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Namun nahas, setelah mendapat pertolongan dari tim medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. AB akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB di Puskesmas.

Saat warga berada di Puskesmas Sokobanah

“Korban ditemukan terdampar sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian. Kami langsung membawa korban ke puskesmas karena masih ada tanda kehidupan,” ujar Apel Mustar saat proses evakuasi.

Suasana haru menyelimuti keluarga korban saat kabar meninggalnya AB tersebar di tengah masyarakat. Tangis keluarga pecah di Puskesmas saat tim medis menyatakan bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.

Perwakilan BPBD Kabupaten Sampang turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Tim gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian sejak pagi usai korban dilaporkan terseret arus saat bermain di kawasan pantai.

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di area pantai dan perairan yang berpotensi berbahaya.

Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan pada Minggu sore sesuai adat dan permintaan keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X