Gertak.id | Indramayu - Aksi yang diduga kuat sebagai rencana penyerangan oleh geng motor di Sindang berhasil dipatahkan aparat dari Polsek Sindang. Polisi bergerak cepat sebelum kekerasan benar-benar pecah di jalanan.
Kejadian ini bukan sekadar gangguan biasa. Warga sebelumnya sudah lama mengeluhkan aktivitas kelompok bermotor yang kerap berkonvoi, memancing keributan, hingga menciptakan rasa takut terutama pada malam hari.
Pada malam kejadian, situasi disebut memanas. Sekelompok pemuda dengan jumlah cukup banyak terpantau berkumpul dan bergerak mencurigakan, diduga kuat tengah menyusun skenario penyerangan terhadap kelompok lain.
Laporan warga menjadi titik krusial. Tanpa informasi tersebut, bukan tidak mungkin bentrokan berdarah terjadi di tengah permukiman. Respons cepat Polsek Sindang menjadi faktor penentu gagalnya aksi tersebut.
Saat aparat tiba di lokasi, suasana langsung berubah drastis. Kelompok geng motor yang sebelumnya terlihat agresif mendadak tercerai-berai, melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas.
Polisi tidak tinggal diam. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk jalur-jalur pelarian yang kerap digunakan kelompok tersebut untuk menghindari penindakan.
Sejumlah orang berhasil diamankan dan langsung menjalani pemeriksaan intensif. Aparat mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pola terorganisir di balik pergerakan geng motor tersebut.