Gertak.id | Rembang – Jagat media sosial kembali diguncang video dugaan perselingkuhan yang terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Rekaman yang beredar luas itu memicu gelombang reaksi publik karena memperlihatkan momen penggerebekan seorang istri bersama pria yang diduga selingkuhannya.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infonesiaku.id pada Rabu, 22 April 2026, dan dengan cepat menjadi perbincangan hangat. Dalam tayangan itu, sang istri terlihat berada di dalam kamar dengan mengenakan pakaian minim yang populer disebut “baju dinas”.
Situasi semakin memanas ketika sejumlah warga mendatangi lokasi dan mendapati pria yang berada di dalam kamar tersebut tampak tergesa merapikan pakaiannya. Dugaan kuat mengarah pada hubungan terlarang yang telah berlangsung cukup lama.
Informasi yang beredar menyebutkan, sang istri diduga telah meninggalkan rumah dan melarikan diri bersama pria tersebut selama kurang lebih dua bulan. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa hubungan keduanya bukan sekadar pertemuan sesaat.
Ketegangan memuncak saat sang suami yang berada di lokasi meminta penjelasan dan pertanggungjawaban. Namun alih-alih menunjukkan penyesalan, sang istri justru bereaksi keras dan menantang suaminya untuk membawa persoalan itu ke ranah hukum.
“Ayo kita lapor ke Polsek atau Polda, kamu yang keterlaluan. Ayo kita buktikan,” ucap sang istri dalam video yang beredar.
Tak berhenti di situ, ia juga menuding balik suaminya pernah melakukan hal serupa pada tahun 2021 hingga 2022, membuat situasi semakin rumit dan penuh emosi.
Bahkan, sang istri sempat menyindir aksi perekaman video yang dilakukan di lokasi kejadian. Ia menilai tindakan tersebut hanya untuk mencari perhatian publik.
“Jangan pansos, sampai merekam video. Kalau berani, lapor ke polisi,” tegasnya lagi.
Dalam lanjutan video, terlihat pasangan tersebut akhirnya dibawa ke kantor polisi setempat usai penggerebekan terjadi. Warga yang berada di lokasi turut menyaksikan proses tersebut dengan penuh perhatian.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kebenaran dan kronologi pasti dari peristiwa tersebut. Namun, video yang terlanjur viral ini telah memantik perdebatan luas di tengah masyarakat.