“Kalau dibiarkan terus, ini jelas bentuk pemborosan juga. Kendaraan rusak dipakai terus sampai hancur, bukannya diperbaiki dari awal,” tambah warga lainnya.
Peristiwa ini pun memicu desakan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi armada kebersihan. Transparansi anggaran perawatan dan pengadaan kendaraan juga diminta untuk dibuka ke publik.
Jika tidak segera dibenahi, bukan hanya citra pemerintah yang dipertaruhkan, tetapi juga kesehatan dan keselamatan masyarakat Indramayu secara luas.