Cadas Pangeran Lumpuh Dihantam Longsor, Jalur Vital Bandung–Sumedang Terputus Total Tanpa Ampun

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Kamis, 9 April 2026 | 00:05 WIB

Gertak.id | Sumedang - Bencana tanah longsor kembali memperlihatkan keganasan alam di jalur legendaris Cadas Pangeran, tepatnya di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tanah dan pepohonan tumbang menutup total badan jalan, memutus arus lalu lintas dari dua arah seketika tanpa sisa.

 

Longsor tidak terjadi di satu titik. Material ambrol di beberapa lokasi sekaligus di jalur bawah Cadas Pangeran, memperparah kondisi hingga benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan apa pun. Jalur strategis penghubung Bandung–Sumedang itu praktis lumpuh total—tanpa kompromi.

 

Babinsa Cigendel Pamulihan, Asep Nurdin, mengungkapkan longsor mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan terus berlanjut. “Terjadi di beberapa titik di Jalan Cadas Pangeran bagian bawah,” ujarnya.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan fakta mencengangkan: seluruh badan jalan tertutup tanah tebal dan batang pohon. Bukan sekadar tertutup—jalur ini berubah menjadi zona berbahaya yang sewaktu-waktu bisa kembali bergerak.

 

Hujan dengan intensitas sedang yang terus mengguyur kawasan tersebut menjadi pemicu sekaligus ancaman lanjutan. Longsor susulan dilaporkan terjadi, menandakan kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi memicu bencana lebih besar.

 

Tak ingin mengambil risiko korban jiwa, petugas gabungan langsung menutup total jalur tersebut. Tidak ada toleransi bagi kendaraan yang mencoba melintas—satu langkah nekat bisa berujung maut.

 

Pengendara dari arah Bandung maupun Sumedang dipaksa putar balik. Satu-satunya opsi yang tersisa adalah dialihkan ke Tol Cisumdawu sebagai jalur alternatif utama.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X