Pekalongan - Riuh semangat dan sorak dukungan menggema di Lapangan Sijangjleng, Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Senin (6/4/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada satu momen penting: gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) jenjang Sekolah Dasar tingkat kecamatan yang menjadi panggung lahirnya bibit-bibit atlet masa depan.
Sekitar 70 siswa-siswi dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Kandangserang ambil bagian dalam ajang ini. Dengan penuh semangat dan percaya diri, mereka berlaga di lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni lari 60 meter, lari 1000 meter, tolak peluru, lompat jauh, serta tri lomba.
Setiap lintasan, setiap lompatan, hingga setiap lemparan menjadi bukti nyata kerja keras dan latihan yang selama ini mereka jalani. Sorak sorai dari guru olahraga dan para guru pendamping yang turut hadir menambah energi para peserta untuk memberikan penampilan terbaiknya.
Tak sekadar kompetisi, POPDA tingkat kecamatan ini menjadi titik awal perjalanan panjang para atlet muda. Ajang ini berfungsi sebagai seleksi berjenjang untuk menjaring talenta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Kandangserang ke tingkat kabupaten, bahkan hingga provinsi.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran berharga bagi para pelajar. Di sinilah mereka belajar tentang arti perjuangan, disiplin, sportivitas, dan mental pantang menyerah. Setiap kemenangan dirayakan dengan rendah hati, dan setiap kekalahan diterima dengan lapang dada—nilai-nilai yang akan membentuk karakter mereka di masa depan.
Ketua panitia menyampaikan bahwa POPDA bukan hanya soal siapa yang tercepat atau terkuat, tetapi tentang bagaimana menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki semangat juang tinggi. “Kami berharap dari lapangan sederhana di desa ini, akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama daerah di masa mendatang,” ujarnya.
Selain menjadi ajang pencarian bibit unggul, POPDA juga mempererat tali silaturahmi antar pelajar dan sekolah. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terasa kuat, mencerminkan semangat persatuan di tengah kompetisi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat olahraga di kalangan pelajar, khususnya di wilayah perdesaan, terus tumbuh dan berkembang. Dari Lapangan Sijangjleng, harapan itu kini menyala—mengantar langkah kecil para atlet muda menuju panggung prestasi yang lebih tinggi.