Hangat di Tengah Padatnya Jalanan Jakbar, Pemotor Berbagi Takjil untuk Sesama

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Selasa, 24 Februari 2026 | 11:22 WIB

Gertak.id | Jakarta – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan kisah-kisah sederhana yang menyentuh hati. Di tengah kemacetan padat di kawasan Jakarta Barat, sebuah aksi kecil justru memancarkan makna besar tentang kepedulian dan kebersamaan.

Momen tersebut viral setelah diunggah akun Threads @prajnaparamithaa pada Senin, 23 Februari 2026. Dalam video singkat itu, terlihat seorang pemotor membagikan makanan untuk berbuka puasa kepada pengendara lain yang sama-sama terjebak macet menjelang waktu Maghrib.

“Di tengah kemacetan Jakbar hari ini, ada momen yang bikin terharu,” tulis pengunggah dalam keterangan videonya.

Seplastik Makanan Dioper Bergantian

Video yang telah disukai lebih dari 5 ribu pengguna itu memperlihatkan satu plastik berisi makanan yang dioper dari satu pengendara ke pengendara lain. Mereka mengambil secukupnya untuk membatalkan puasa, lalu meneruskannya kepada orang berikutnya.

Di tengah kendaraan yang nyaris tak bergerak, aksi estafet takjil itu menjadi pemandangan hangat yang kontras dengan situasi jalanan yang padat dan penuh klakson.

“Terharu pada berbagi makanan untuk buka di tengah macet,” tulisnya lagi.

Warganet Tersentuh

Aksi tersebut pun menuai pujian dari warganet. Banyak yang menilai momen itu menjadi gambaran nyata semangat gotong royong masyarakat Indonesia.

“Liat satu kresek dioper sana-sini, ambil secukupnya asal cukup buat batal puasa,” tulis akun @ibu*******q.

“Orang Indonesia aslinya baik-baik banget, masih punya sifat gotong royong, berkah selalu buat Indonesia dan rakyatnya,” komentar akun @luth********n.

“Ini gambaran Indonesia yang sebetulnya, saling berbagi, saling toleransi dan saling menyayangi,” tulis akun @muh****_.

Tak sedikit pula yang membagikan pengalaman serupa. Seorang pengguna menceritakan pernah ditawari kurma dan air mineral oleh sopir taksi saat terjebak macet di jalur Rasuna–Tendean menjelang Maghrib.

Ada juga yang mengaku merasakan hal serupa di kawasan Daan Mogot hingga di dalam KRL saat waktu berbuka tiba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X