Gertak.id | Indramayu – Di tengah kepanikan warga akibat dugaan aksi geng motor, kehadiran anggota Reskrim Polsek Indramayu menjadi penenang. Seorang pemuda yang tergeletak dengan luka sabetan senjata tajam segera mendapat pertolongan tanpa menunggu waktu lama.
Begitu laporan masuk, tim langsung meluncur ke lokasi. Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan cepat, anggota Reskrim sigap mengangkat dan membawa korban menggunakan kendaraan dinas menuju RSUD Indramayu. Di sepanjang perjalanan, petugas terus berupaya menenangkan korban agar tetap sadar dan kuat.
Setibanya di rumah sakit, anggota tidak langsung kembali. Mereka membantu proses administrasi, memastikan korban segera masuk ruang penanganan, serta menghubungi pihak keluarga agar mendapat informasi yang jelas.
Kanit Reskrim Polsek Indramayu, IPDA Supri S.H,. menyampaikan bahwa dalam situasi seperti ini, sisi kemanusiaan harus menjadi yang utama.
“Dalam kondisi darurat, yang pertama kami pikirkan adalah bagaimana korban bisa segera tertolong. Kami tidak ingin ada warga yang merasa sendirian saat menghadapi musibah. Polisi hadir bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga memberi rasa aman dan kepedulian,” ungkapnya Kanit Reskrim IPDA Supri S.H,. dengan nada empati.
Ia menambahkan, setelah memastikan korban dalam penanganan medis, pihaknya langsung bergerak mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak para pelaku.
“Kami akan kejar dan tindak tegas pelaku. Tapi yang paling penting malam itu adalah memastikan nyawa korban selamat terlebih dahulu,” tambahnya.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan terus mendapat pendampingan. Polsek Indramayu pun mengajak masyarakat untuk saling menjaga serta segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan, demi lingkungan yang lebih aman dan manusiawi.