Kisah Haru Norida Akmal Ayob, 2 Dekade Terpisah dari Keluarga, Kini Kembali ke Malaysia Bersama Anak-anaknya

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Selasa, 17 Februari 2026 | 18:54 WIB

Gertak.id | Lombok - Publik media sosial tengah menyoroti kisah seorang wanita asal Malaysia, Norida Akmal Ayob, yang akhirnya kembali ke tanah kelahirannya setelah 18 tahun menjalani kehidupan rumah tangga di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kisahnya mencuat setelah diunggah akun Instagram @undercover.id pada Selasa (17/2/2026). Dalam unggahan tersebut disebutkan, Norida harus bertahan hidup seorang diri bersama dua anaknya dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas usai rumah tangganya berakhir dengan perceraian pada 2025.

Selama bertahun-tahun, Norida dikabarkan bekerja serabutan demi menyambung hidup. Ia pernah menjadi penyapu jalan, mencuci pakaian, hingga membantu di sebuah restoran. Kondisi keuangan yang sulit bahkan disebut membuat anak-anaknya tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Kisah pilu itu akhirnya sampai ke pihak berwenang Malaysia setelah adanya laporan keluarga. Kantor berita resmi pemerintah Malaysia, Bernama, melaporkan proses kepulangan Norida dan anak-anaknya terlaksana berkat kerja sama pemerintah Malaysia dan Indonesia.

Upaya tersebut melibatkan Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, serta otoritas imigrasi kedua negara. Setelah hampir dua dekade terpisah, Norida akhirnya kembali berkumpul dengan keluarganya di Malaysia dengan harapan memulai kehidupan baru yang lebih baik.

Dalam wawancaranya yang dikutip Bernama, Norida mengisahkan bahwa pada 2007 ia hanya berharap menjalani kehidupan sederhana sebagai istri seorang petani. Namun perjalanan rumah tangganya tidak berjalan sesuai harapan hingga berujung perceraian.

Meski telah kembali ke Malaysia, Norida mengaku masih menyimpan kerinduan terhadap putra bungsunya yang kini masih berada di Lombok. Anak tersebut merupakan warga negara Indonesia dan disebut dalam kondisi aman, sementara upaya untuk mempertemukan kembali keluarga itu masih terus diusahakan.

Kisah Norida menjadi potret getir perjuangan seorang ibu bertahan di negeri orang, sekaligus refleksi pentingnya perlindungan dan pendampingan bagi warga negara yang menghadapi kesulitan di luar negeri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X