Permukiman di Wilayah Kelurahan Karangmalang Terendam Banjir hingga Mata Kaki

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Jumat, 23 Januari 2026 | 07:24 WIB

Gertak.id | Karangmalang - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat menyebabkan sejumlah permukiman warga di Kelurahan Karangmalang terendam banjir. Genangan air terlihat menguasai jalan lingkungan dan pekarangan rumah warga dengan ketinggian mencapai mata kaki.

Banjir mulai terjadi setelah hujan turun selama beberapa jam tanpa henti. Air yang tidak tertampung oleh saluran drainase meluap ke permukiman, terutama di kawasan yang memiliki kontur lebih rendah.

Sejumlah warga terpaksa membatasi aktivitas di luar rumah akibat genangan air yang cukup mengganggu mobilitas. Kendaraan roda dua harus melintas dengan kecepatan rendah untuk menghindari tergelincir, sementara pejalan kaki memilih mencari jalur alternatif.

Selain merendam jalan dan halaman rumah, air juga masuk ke beberapa rumah warga. Perabotan rumah tangga yang berada di lantai bawah harus diamankan untuk menghindari kerusakan akibat air.

“Kalau hujan deras seperti ini, air cepat meluap karena saluran tidak mampu menampung. Kami berharap ada perbaikan drainase supaya banjir tidak sering terjadi,” kata warga setempat.

Kondisi drainase yang tersumbat serta intensitas hujan yang tinggi diduga menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Aliran air yang seharusnya mengalir lancar justru tertahan dan meluap ke permukiman sekitar.

Warga berharap adanya penanganan cepat untuk mengurangi dampak banjir, terutama pembersihan saluran air agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga berharap adanya upaya jangka panjang untuk memperbaiki sistem drainase di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, genangan air dilaporkan masih terlihat di beberapa titik, meski di sebagian lokasi mulai berangsur surut seiring berkurangnya intensitas hujan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tetap lancar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X