Langkah Kecil di Tanah Lapang, Dharma Loka Sari Menjaga Mimpi dan Tradisi

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Kamis, 15 Januari 2026 | 17:08 WIB

Gertak.id | Indramayu - Di sebuah tanah lapang sederhana, jauh dari kata layak sebagai tempat latihan, suara aba-aba pelatih tetap terdengar tegas. Di sanalah para pesilat Perguruan Silat Dharma Loka Sari menggerakkan tubuh mereka, berlatih dengan penuh kesungguhan meski sarana yang dimiliki sangat terbatas.

Tanpa matras, tanpa perlengkapan memadai, mereka menapaki tanah keras dengan kaki telanjang. Peluh bercucuran, napas tersengal, namun tak satu pun melangkah mundur. Bagi mereka, silat bukan sekadar latihan fisik, melainkan bentuk kecintaan terhadap warisan budaya dan proses menempa diri agar menjadi pribadi yang tangguh.

Seorang pelatih menuturkan bahwa keterbatasan justru menjadi ujian mental bagi para muridnya. “Kami ingin mereka belajar bahwa hidup tidak selalu serba cukup. Dari sini mereka belajar bertahan, menghormati proses, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya Sucahyana

“Kami sadar fasilitas kami sangat terbatas, tapi kami tidak ingin semangat anak-anak ini ikut terbatas. Silat mengajarkan keteguhan hati. Justru dari kondisi seperti inilah mereka belajar bertahan, menghargai proses, dan tidak mudah menyerah dalam hidup,” ucap pelatih Perguruan Silat Dharma Loka Sari, Sucahyana.

Perjuangan para pesilat ini tak luput dari perhatian orang tua. Salah seorang wali pesilat mengaku terharu melihat semangat anaknya yang tetap ingin berlatih meski fasilitas sangat minim.

“Sebagai orang tua, kami sedih melihat anak-anak berlatih dengan keterbatasan. Tapi di sisi lain, kami bangga. Di sini anak saya belajar disiplin, sopan, dan punya mental kuat. Itu jauh lebih berharga,” tuturnya dengan nada menyentuh.

Bagi para pesilat muda, rasa lelah seolah terbayar dengan kebersamaan dan nilai persaudaraan yang mereka rasakan. Latihan demi latihan menjadi ruang tumbuh, bukan hanya untuk mengasah jurus, tetapi juga membangun karakter dan kepercayaan diri.

Perguruan Silat Dharma Loka Sari berharap suatu hari mendapat dukungan agar memiliki sarana latihan yang lebih layak. Namun hingga saat itu tiba, mereka bertekad tidak berhenti. Selama masih ada semangat dan keyakinan, latihan akan terus berjalan.

Di tengah keterbatasan, perguruan ini menjadi saksi bahwa semangat, keikhlasan, dan cinta terhadap budaya mampu mengalahkan segala kekurangan. Sebuah potret perjuangan sunyi demi menjaga jati diri bangsa agar tetap hidup di generasi mendatang.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X