Usai Viral Warga Minum Air Sinkhole Limapuluh Kota, Wagub Sumbar Ingatkan Bahaya Kandungan Bakteri

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Minggu, 11 Januari 2026 | 19:09 WIB

Gertak.id | Limapuluh Kota - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turun langsung mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi air dari sinkhole yang muncul di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya, air yang keluar dari lubang besar akibat tanah amblas di area persawahan tersebut viral di media sosial. Sejumlah warga terlihat mengantre untuk mengambil air karena dipercaya memiliki khasiat dan membawa berkah.

Dalam kunjungannya ke lokasi, Vasko menyampaikan imbauan langsung kepada warga menggunakan pengeras suara. Ia mengingatkan bahwa air dari alam terbuka berpotensi berbahaya jika dikonsumsi tanpa proses pengolahan yang benar.

Hasil Kajian Temukan Kandungan Bakteri

Vasko mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian dari Badan Geologi serta Dinas Kesehatan, air dari sinkhole tersebut mengandung bakteri dalam kadar cukup tinggi.

“Jadi, menurut hasil kajian Badan Geologi dan dari Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi,” ujar Vasko, Minggu (11/1/2026).

Ia menegaskan, air tersebut tidak layak dikonsumsi secara langsung.

“Kalau bisa, tolong jangan diminum air ini secara langsung, kecuali setelah dimasak,” tambahnya.

Fenomena Alam, Bukan Air Berkhasiat

Menanggapi kepercayaan masyarakat soal khasiat air sinkhole, Vasko menegaskan bahwa kemunculan air tersebut murni fenomena alam dan tidak berkaitan dengan hal mistis maupun penyembuhan penyakit.

“Kondisi air ini tidak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. Ini proses alam yang biasa terjadi,” tegasnya.

“Jadi tidak ada kaitannya air ini bisa menyembuhkan penyakit. Kalau mau air yang segar dan jernih, air ini jangan diminum,” lanjut Vasko.

Selain soal konsumsi air, Vasko juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dari area sinkhole demi keselamatan. Meski sebelumnya telah dipasang garis polisi, kini lokasi tersebut telah diperkuat dengan pagar bambu karena meningkatnya jumlah pengunjung sejak awal Januari 2026.

Viral Dipercaya Bawa Berkah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X