Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan untuk Cegah Musibah di Jawa Barat

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Selasa, 2 Desember 2025 | 15:04 WIB
Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan di Provinsi Jawa Barat Sumber: jabarprov.go.id
Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan di Provinsi Jawa Barat Sumber: jabarprov.go.id

Gertak.id– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menetapkan moratorium penebangan hutan, Selasa, 2 Desember 2025.

Dalam video yang diunggah, Dedi menegaskan bahwa moratorium tersebut ditujukan untuk melindungi area hutan yang berpotensi memicu bencana alam, seperti banjir dan longsor.

“Moratorium itu segera kami siapkan dan mungkin besok akan saya luncurkan,” ujar Dedi Mulyadi.

Melindungi Hutan Lebih Penting daripada Hanya Menanam Pohon

Gubernur Jawa Barat itu menekankan bahwa menjaga pohon yang ada jauh lebih penting dibanding hanya menanam pohon baru. Menurutnya, proses penanaman tidak selalu efektif, sementara penebangan hutan secara masif langsung menghilangkan manfaat lingkungan.

“Menanam seribu pohon belum tentu menjadi seratus pohon, tetapi menebang seribu pohon sudah jelas kehilangan banyak manfaat bagi lingkungan,” jelas mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Dedi menekankan bahwa manusia harus merawat bumi, bukan merusaknya, dan setiap kebijakan yang diambil seharusnya memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Pesan bagi Pihak yang Keliru dalam Mengambil Keputusan

Selain menekankan perlunya moratorium, Dedi juga mengingatkan para pihak yang telah membuat keputusan yang merugikan alam untuk bertaubat dan mengakui kesalahannya.

“Kita sampaikan juga pada para pihak yang telah melakukan kekeliruan dalam pengambilan keputusan, sehingga menimbulkan bencana, untuk menyadarinya dan bertaubat agar tidak mengulangi peristiwa itu,” ujarnya.

Dedi menilai bahwa kesalahan tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi pembuat kebijakan dan masyarakat, sehingga langkah preventif dapat diambil di masa depan.

Doa dan Solidaritas untuk Daerah Terdampak Bencana

Selain menyampaikan rencana moratorium, Dedi juga menyampaikan doa untuk warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi musibah banjir dan longsor.

“Mari bersama-sama bergandengan tangan untuk menuntaskan, menyelesaikan, dan menolong penderitaan yang dialaminya,” ajak Dedi kepada penonton video.

Pernyataan Dedi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengelolaan lingkungan yang bijak, mengutamakan perlindungan hutan, dan kesadaran kolektif untuk menjaga alam agar bencana serupa dapat diminimalkan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X