Trans Sampak, UPT XVIII Kalis — 28 November 2025
Upaya memperkuat sektor pendidikan anak usia dini dan ketahanan pangan di wilayah pedesaan kembali digaungkan Pemerintah Desa Trans Sampak. Pada Jumat, 28 November 2025, Kepala Desa M. Tahir Mahmud bersama Sekcam Kalis, Dr. Junaidi, melaksanakan dua agenda penting: penyerahan bantuan permainan edukatif untuk PAUD dan penanaman perdana komoditas nanas di Lahan Ketahanan Pangan 2, Trans Sampak UPT XVIII Kalis.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sejak pagi, warga dan perangkat desa telah berkumpul di area lahan ketahanan pangan, menjadi saksi dimulainya program yang diharapkan menjadi tonggak baru pembangunan desa.
Dukungan Pendidikan Anak Usia Dini: Membangun Fondasi Masa Depan
Penyerahan bantuan permainan edukatif PAUD menjadi agenda pertama. Bantuan ini terdiri dari permainan pengembangan motorik, alat-alat kreativitas, hingga media pembelajaran tematik yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
Kepala Desa M. Tahir Mahmud menjelaskan bahwa dukungan pendidikan untuk anak-anak merupakan investasi jangka panjang yang tak bisa diabaikan.
“Anak-anak adalah generasi masa depan desa. Dengan bantuan permainan edukatif ini, kami berharap proses belajar PAUD semakin berkualitas, menyenangkan, dan mampu merangsang tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujar Tahir.
Para guru PAUD yang hadir menyampaikan rasa syukur dan berharap bantuan ini dapat memperkaya metode belajar mengajar. Mereka menilai langkah desa ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Penanaman Perdana Nanas: Awal Penguatan Ketahanan Pangan Desa
Usai agenda pendidikan, acara dilanjutkan dengan penanaman perdana komoditas nanas di Lahan Ketahanan Pangan 2. Penanaman ini bukan hanya simbolis, tetapi menandai permulaan program pengembangan pangan lokal yang telah dirancang pemerintah desa.
Komoditas nanas dipilih karena memiliki nilai jual yang baik, proses perawatan yang relatif mudah, serta potensi pengembangan yang luas di wilayah Trans Sampak. Selain nanas, lahan komoditas jagung juga sedang dalam tahap persiapan untuk ditanami dalam waktu dekat.
Sekcam Kalis, Dr. Junaidi, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan bagian dari strategi pemerintahan kecamatan untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat.
“Kami mendukung penuh inovasi desa dalam mengelola sumber daya yang ada. Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat terhadap kebutuhan pangan,” ungkapnya.
Peran Media: Mendorong Transparansi Pembangunan Desa
Kegiatan tersebut turut diliput oleh awak media dari Gertak.id dan Liputan6.com. Kehadiran media dianggap penting untuk memastikan transparansi pembangunan desa serta penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat luas.
Kepala Desa Tahir Mahmud berharap kerja sama dengan media dapat terus berlanjut.
“Kami ingin setiap langkah pembangunan desa diketahui masyarakat. Media adalah mitra penting dalam memastikan informasi yang benar tersampaikan dan mendukung perkembangan desa,” tuturnya.
Harapan ke Depan
Dengan terlaksananya dua agenda besar dalam satu hari ini, Pemerintah Desa Trans Sampak berharap ada percepatan pembangunan di dua sektor vital: pendidikan dan pangan. Masyarakat pun menaruh harapan besar agar program ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi berlanjut dengan pendampingan dan evaluasi berkelanjutan.
“Semoga program ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi langkah positif untuk pembangunan desa yang lebih maju,” tutup Kepala Desa.