Kantor Desa Tanjung Suhaid Roboh, Pelayanan Publik Lumpuh — Pemkab Diminta Bergerak Cepat

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Minggu, 23 November 2025 | 21:16 WIB

Kapuas Hulu — Warga Desa Tanjung, Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, dikejutkan oleh robohnya bangunan Kantor Desa Tanjung pada Minggu pagi (23/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Bangunan yang selama ini menjadi pusat administrasi pemerintahan desa itu ambruk hampir seluruhnya akibat kondisi konstruksi yang sudah lama mengalami pelapukan dan kemiringan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi saat kawasan masih sepi aktivitas tersebut. Namun, robohnya bangunan kantor desa itu mempertegas persoalan klasik terkait fasilitas pemerintahan desa yang selama ini dibiarkan rusak tanpa penanganan memadai.

Bangunan Sudah Lama Lapuk, Warga Sebenarnya Sudah Khawatir

Dokumentasi yang beredar di masyarakat menunjukkan bangunan kantor desa runtuh dalam keadaan mengenaskan, dengan atap dan dinding rubuh saling bertumpukan. Menurut informasi yang dihimpun, kerusakan bangunan sudah berlangsung bertahun-tahun, namun kondisinya semakin parah dalam beberapa bulan terakhir.

Struktur bangunan yang lapuk dan miring membuat kantor desa ini tak lagi layak digunakan sebagai tempat pelayanan publik. Kondisi tersebut memaksa pemerintah desa mengambil langkah darurat dengan memindahkan aktivitas pelayanan ke kantor Posyandu desa.

Pelayanan Dipindah ke Posyandu, Tapi Sarana Minim

Dalam enam bulan terakhir, pelayanan administrasi kependudukan, urusan perdesaan, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari dialihkan sementara ke Kantor Posyandu. Namun, bangunan Posyandu yang jauh lebih kecil dan tidak didesain untuk pelayanan administrasi membuat proses pelayanan berjalan tidak optimal.

Ruang yang sempit, peralatan terbatas, serta tidak adanya fasilitas untuk menerima banyak warga sekaligus menjadi keluhan utama masyarakat. Sejumlah warga mengaku harus menunggu lebih lama karena antrean menumpuk.

Kades Tanjung Mendesak Pemkab Kapuas Hulu Bangun Kantor Baru

Kepala Desa Tanjung, Achmadin, menyampaikan keprihatinan sekaligus desakan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu agar segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terus-menerus terhambat oleh kondisi fasilitas yang tidak layak.

“Kami berharap Pemkab Kapuas Hulu dapat segera membangun kembali kantor desa yang layak dan aman, agar pelayanan masyarakat bisa kembali efektif,” ujar Achmadin.

Ia menambahkan, kondisi darurat ini harus diprioritaskan sebagai kebutuhan mendesak mengingat kantor desa merupakan pusat dari seluruh layanan administratif masyarakat.

Legislatif Minta Pemkab Segera Alokasikan Anggaran

Dari pihak legislatif, sejumlah anggota DPRD Kapuas Hulu disebut turut menyoroti robohnya kantor desa ini. Mereka menilai Pemkab perlu bergerak cepat untuk mengalokasikan anggaran pembangunan, terutama karena kantor desa memiliki peran vital dalam tata kelola pemerintahan di tingkat bawah.

Pengawasan terhadap kondisi bangunan publik juga diminta diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di desa-desa lain.

Harapan Warga: Pelayanan Normal Kembali

Warga Desa Tanjung berharap Pemkab dapat segera menindaklanjuti kondisi darurat ini dengan rencana pembangunan yang jelas. Selain demi keberlangsungan pelayanan publik, keberadaan kantor desa yang layak juga menjadi simbol pelayanan pemerintah kepada masyarakat desa.

Runtuhnya bangunan kantor desa ini menjadi pengingat pentingnya perawatan fasilitas publik serta perencanaan anggaran infrastruktur yang lebih baik di masa depan.

Penulis : Effendy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X