Ahmadiyah Sintang Menanam Harapan: Serentak Hijaukan Indonesia

Photo Author
Ahmad Sutikno, Gertakberita.com
- Senin, 20 Oktober 2025 | 00:44 WIB
Oplus_131072
Oplus_131072

Sintang, Kalbar, Gertak.id – Di bawah langit cerah Desa Anggajaya, semangat hijau tumbuh bersamaan dengan tunas-tunas baru. Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Kabupaten Sintang turut ambil bagian dalam aksi nasional penanaman 100 ribu pohon serentak yang digelar di seluruh Indonesia, Minggu (19/10/2025).

-


Aksi ini bukan sekadar kegiatan lingkungan, melainkan gerakan cinta bumi yang menjadi bagian dari peringatan 100 tahun Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Dengan tema “Hijaukan Indonesia, Lestarikan Bumi,” jemaat dari berbagai wilayah datang membawa bibit dari rumah masing-masing—kelapa, srikaya, alpukat, rambutan, hingga durian—seolah membawa secuil harapan untuk ditanam bersama.

Amir Daerah Kalbar, Muhtar Hadi, didampingi Nazim Anshar Kalbar, Safrizal Caniago menyampaikan pesan penuh makna bahwa setiap pohon yang ditanam adalah sedekah bagi alam.

"Setiap pohon memberi kehidupan. Ia tumbuh tanpa pamrih, memberi teduh, udara, dan manfaat bagi siapa pun,” ujarnya dengan penuh refleksi.

Hadir pula perwakilan Pengurus Besar JAI, Agus Siftti, yang datang langsung dari agenda Rakorda Kalbar 2 di Masjid Baitul Islam Sintang. Ia mengapresiasi semangat Jemaat Sintang yang terus aktif menebar nilai Islam yang damai dan ramah lingkungan.

Penanaman ini menjadi awal dari rangkaian gerakan berkelanjutan. Tahap berikutnya akan memperluas jumlah bibit, terutama tanaman buah bernilai ekonomi dan ekologis tinggi—menjadikan lahan tandus kembali bernyawa.

Melalui gerakan menanam, Jemaat Ahmadiyah ingin menegaskan satu pesan sederhana namun dalam: menjaga bumi adalah bagian dari iman.
Dan di setiap batang yang tumbuh, tersimpan doa agar negeri ini tetap hijau, damai, dan penuh kehidupan.

100.000 Pohon untuk Negeri – 100 Tahun Pengabdian
Hijaukan Negeri, Tumbuhkan Harmoni, Semai Damai untuk Indonesia
️ Love for All, Hatred for None

Kabiro Sintang: Stk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ahmad Sutikno

Rekomendasi

Terkini

X