Nabire, Papua Tengah, Gertak.id
Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Satgas Mandala V yang bertugas di Kabupaten Nabire bersama Pemerintah Kampung Kimi menggelar kegiatan sosial bertajuk Lorong Merah Putih di RT 7 Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Selasa (12/08/2025).
Kegiatan tersebut meliputi pembagian bendera merah putih, penyerahan satu set perlengkapan bola voli beserta net, serta paket sembako untuk warga. Program ini diprakarsai oleh Kepala Kampung Kimi, Bapak Thomas Yap Maray, bekerja sama dengan Satgas Mandala V, serta melibatkan tokoh masyarakat seperti Bapak Kontener Kogoya dan sejumlah pemuka warga setempat.
-
Kepala Kampung Kimi, Thomas Yap Maray, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komandan Satgas Mandala V beserta jajarannya. “Di momen HUT RI ke-80 ini, kami merasa bangga karena masyarakat RT 7 Kampung Kimi mendapatkan perhatian langsung. Semoga Kopassus selalu hadir membantu masyarakat dan membangun Papua ke depan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan dari Satgas Mandala V, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami ingin mendorong semangat kebersamaan, olahraga, dan cinta tanah air, khususnya menjelang perayaan kemerdekaan,” ungkapnya.
-
Ia menambahkan, pihaknya berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan keamanan di wilayahnya. “Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan di berbagai kampung sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Kepala Kampung Kimi juga berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan semua instansi terkait dapat lebih memperhatikan masyarakat kampung. “Membangun Papua yang lebih baik dimulai dari membangun masyarakat kampung. Dengan perhatian dan bantuan yang merata, Papua bisa menjadi daerah yang aman, damai, dan terang,” tambahnya.
Kegiatan Lorong Merah Putih ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara aparat, pemerintah kampung, dan warga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk berperan aktif membangun Papua dari tingkat kampung.
L.E. Nainggolan