Lebak,– Kondisi bangunan Sekolah MIS Panyaweuyan di Desa Pasireurih, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, sangat memprihatinkan. Sabtu (15/2/25)
Berdasarkan informasi beberapa wali murid dan juga warga setempat, sekolah tersebut mengalami beberapa fasilitas tidak terawat dan rusak, mulai dari pintu yang rusak, plafon yang bolong, hingga halaman yang tidak terawat.
"Menurut kami Sekolah ini sudah tidak terawat. Kondisi Pintu-pintunya rusak, atap di dalam kelas juga sudah berlubang. Saat hujan, air masuk ke dalam ruangan sehingga mengganggu proses belajar mengajar," ujar salah seorang wali murid yang prihatin dengan kondisi sekolah.
Selain itu, halaman sekolah yang seolah-olah dibiarkan tidak terawat semakin memperparah keadaan. Warga khawatir jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini akan semakin membahayakan keselamatan siswa dan guru yang beraktivitas di dalamnya.
-
"Anak-anak di sini ingin belajar dengan nyaman, tapi kalau kondisi sekolahnya seperti ini, bagaimana mereka bisa fokus? Kami meminta pemerintah turun tangan dan segera memperbaiki sekolah ini."ujarnya
Kami juga tidak tahu apakah untuk Fasilitas-fasilitas yang ringan dan sedang seperti itu ada anggaran nya atau tidak dari dana BOS. Kalau ada, Kemana Dana Pemeliharaan sarana prasarana nya "tambah wali murid lainnya.
Sementara, Beberapa Guru yang berhasil ditemui mengatakan, terkait kondisi Sekolah mereka Mengatakan, Ya Memang begitu kepadanya."
Lalu disinggung soal dana Pemeliharaan sarana prasarana Sekolah yang berasal dari Dana BOS mereka Mengaku untuk hal tersebut tidak mengetahui.
"Kalau untuk Pengelolaan Dana Bos sejauh ini kami tidak mengetahui, Karena hal tersebut hanya diketahui oleh Pengelola Sekolah dan Yayasan"ungkap salah Seorang Pengajar yang enggan namanya dipublikasikan
"Biar Lebih Jelasnya, Tanyakan saja sama Pengelola,baik itu Pengelola Yayasan, Kepala Sekolah, Bendahara dan Operator. Kalau Guru-guru yang lain disini tidak mengetahui hal tersebut"tambahnya.
Selain itu, Informasi di Sekolah tersebut diduga adanya Oknum Pengajar yang sudah lama tidak aktif atau Jarang datang Ke Sekolah,namun Honor tetap dapat.
Dengan Kondisi demikian Sejumlah Wali Murid dan Lembaga Sosial berharap dinas terkait dan pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan Fasilitas sekolah dan mengaduit Pengelolaan Dana BOS di Sekolah tersebut yang selama ini diduga kurang Pengawasan.
Lebih lanjut ,Hingga berita ini diturunkan, pengelola Yayasan dan Kepala Sekolah belum memberikan tanggapan terkait keluhan ini.
Namun awak media masih berupaya Mengkonfirmasi pihak-pihak terkait dan akan ditayangkan pada berita selanjutnya.
(Kabiro Lebak)