Sintang, Kalbar, Gertak.id -
Keluhan masyarakat Paribang Baru, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang sudah berlangsung sangat lama terkait jalan rusak, akan tetapi pemerintah acuh terhadap hal itu.
Hal ini memiliki dampak signifikan, terutama bagi distribusi barang seperti BBM ke SPBU.
"Jalan yang rusak tidak hanya memperlambat proses distribusi tetapi juga berisiko menyebabkan kelangkaan pasokan dan lonjakan harga bahan bakar", kata ibu Idah, salah satu karyawan SPBU.
Untuk menangani permasalahan ini, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain,
Masyarakat, tokoh setempat, dan pengelola SPBU dapat mengajukan keluhan secara resmi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sintang agar segera dilakukan perbaikan atau setidaknya ada solusi sementara.
Jika memungkinkan, pemerintah daerah dan distributor BBM bisa mencari jalur lain untuk mendukung kelancaran pasokan.
Kolaborasi dengan Perusahaan dan Swasta, beberapa perusahaan besar yang menggunakan jalur tersebut juga bisa diajak bekerja sama dalam upaya perbaikan atau peningkatan infrastruktur jalan sementara.
Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi atau Pusat. Jika jalan yang rusak merupakan jalan provinsi atau nasional, masyarakat bisa mengajukan aspirasi ke pemerintah provinsi atau kementerian terkait untuk mendapatkan perhatian lebih besar.
Wartawan: Effendy