Sintang, Kalbar, Gertak.id -
Pesan RD. Antonius Isnadi Wibowo, PR. dalam peresmian ruang agama Katolik di SMKN 1 Sintang pada Kamis, 30 Januari 2025, memberikan inspirasi bagi para siswa untuk menjadi pribadi yang membawa terang dalam kehidupan sehari-hari.
Tema pertemuan kali ini adalah "Hidup seturut kehendak Kristus dari Injil Markus".
RD. Isnadi menceritakan pengalamannya saat masih sekolah SMA. Ada satu guru yang tidak disukainya, karena guru itu luar biasa disiplin, bagi siswa siswi yang terlambat, maka akan dihukumnya. Kemudian pada saat sang guru tersebut ganti terlambat, RD. Isnadi memberanikan diri mengunci pintu dari dalam, sehingga guru itu tidak bisa masuk. Isnadi pun dipanggil ke Kantor untuk mendapatkan konsekuensi atas keberanian mengunci pintu kelas.
Dalam konteks sekolah, pesan ini sangat relevan bagi para siswa Katolik di SMKN 1 Sintang. Mereka diajak untuk tidak hanya menuntut perubahan atau perbaikan dari orang lain, tetapi terlebih dahulu menjadi pribadi yang baik, disiplin dan punya kepedulian terhadap sesama.
Terkait itu, RD. Isnadi menukil pesan Injil Markus 4:21-25, "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian"
Ruang agama Katolik yang baru diresmikan diharapkan menjadi tempat pembentukan karakter, tempat berbagi inspirasi, serta sarana untuk memperkuat iman dan nilai-nilai Kristiani di lingkungan sekolah.
Pesan ini menekankan bahwa setiap siswa memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi teman-teman dan komunitas di sekitarnya. Dengan sikap yang baik, disiplin, dan kesadaran untuk melengkapi kekurangan yang ada, mereka dapat benar-benar menjadi terang bagi orang lain.
Nama team pelayanan umat Katolik di SMKN 1 Sintang adalah ABUY.
Diinformasikan, umat Kristen dari siswa SMKN 1 Sintang juga mengadakan kegiatan di ruang tersendiri.