Sintang, Kalbar, Gertak.id -
Kabupaten Sintang merupakan daerah langganan banjir dari luapan sungai Kapuas, terutama rumah-rumah warga yang berada di area pinggir sungai.
Pada hari Rabu, 29 Januari 2025 sore beberapa rumah dan jalan yang terletak di dekat Kelenteng Kun Ti mulai terendam, dikarenakan debit air sungai terus meningkat.
Muhammad, seorang warga setempat yang bekerja sebagai operator perahu penyeberangan, menyatakan bahwa ketinggian air terus bertambah, sehingga beberapa jalan kampung di pinggir sungai mulai kebanjiran setinggi diatas mata kaki.
-
Warga, termasuk komunitas Tionghoa yang sedang merayakan Imlek, mulai waspada terhadap peningkatan air setiap harinya. Meskipun mereka sudah terbiasa menghadapi banjir hingga rumah terendam, kewaspadaan tetap ditingkatkan.
Luapan Sungai Kapuas terus meningkat, dan terlihat air sungai sekitar fasilitas Waterfront pun mengalami kenaikan ketinggian air.
Cuaca ekstrem dan hujan yang terus-menerus menjadi faktor utama penyebab banjir kali ini. Selain itu, penyebab banjir lainnya, dikarenakan kondisi bentang alam, dan perubahan penggunaan lahan yang mempengaruhi daya tampung daerah aliran sungai.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna memastikan keselamatan bersama.
(Sutikno)