Pencurian di Kelurahan Sengkuang Marak Terjadi, Lurah Sugeng Beri Imbauan Kewaspadaan

Photo Author
Admin GRT, Gertakberita.com
- Rabu, 22 Januari 2025 | 08:10 WIB

Sintang, Kalimantan Barat, Gertak.id -

Sengkuang dikenal sebagai kawasan banyak perumahan dan rumah kontrakan, kini menjadi sasaran utama aksi pencurian. Korban kehilangan berbagai barang, mulai dari tabung gas, sepeda, helm, hingga kotak amal masjid.

Kasus serupa juga terjadi di desa lain, seperti Desa Kedabang, di mana barang elektronik seperti laptop dan sound system menjadi sasaran pembobolan.

Menanggapi situasi ini, Lurah Sugeng mengimbau seluruh wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan. Selasa, 21 Januari 2025.

Ia juga meminta ketua RT di Sengkuang untuk memperhatikan keamanan lingkungan masing-masing.

*Krisis Linmas dan Minimnya Anggaran*

Jumlah personel Linmas di Sengkuang hanya 12 orang, poskamling pun terbatas sementara wilayahnya sangat luas.

Lurah Sugeng mengakui bahwa kelurahan minim anggaran untuk mendukung kebutuhan Linmas, seperti seragam dan honor.

"Hingga kini, anggaran operasional yang diajukan ke pemerintah kecamatan belum disetujui, sehingga biaya keamanan bergantung pada sumbangan sukarela", akunya.

Sebagai alternatif, warga diharapkan membentuk pos keamanan lingkungan (poskamling) mandiri. Di beberapa tempat, seperti Perumahan BTN Cipta Mandiri 1, sudah ada poskamling gabungan dari tiga RT.

"Ya alternatif lain ditiap kelompok atau RT sedapat mungkin inisiatif bikin pos kamling mandiri. Bisa juga ronda malam keliling dengan bawa kentongan", ujar Sugeng.

*Pelaku Pencurian di Bawah Umur*

Mirisnya, beberapa pelaku pencurian adalah remaja dan anak-anak.

Ketua RT Gang Alas melaporkan kepada Lurah Sugeng bahwa pencurian di wilayahnya dilakukan oleh anak-anak.

"Ya prihatin si, anak-anak perlu dicek dan diawasi kemana dan aktivitas diluar rumah apa saja, siapa teman bergaulnya. Beri edukasi kearah positif, jangan sampai terlibat kejahatan", ujar Lurah Sengkuang.

Lurah Sugeng juga mengimbau orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka dan memberikan edukasi positif agar tidak terjerumus ke tindak kejahatan.

"Sebagai langkah pencegahan, kami meminta warga kepada warga untuk aktif dalam komunikasi, salah satunya melalui grup WhatsApp di tingkat RT", pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin GRT

Rekomendasi

Terkini

X