Lora Mahfudz akrab disapa menilai pembangunan budaya literasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Sampang dan Indonesia.
Menurutnya, ketika ekosistem literasi semakin kuat, indikator seperti Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kabupaten Sampang diharapkan turut meningkat.
“Pembangunan budaya literasi adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa Indonesia maupun Kabupaten Sampang,” tegas orang hebat nomor dua di kabupaten Sampang.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Festival Literasi 2026 sebagai bagian dari gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang gemar membaca, belajar, menalar, dan berpikir kritis.
Festival Literasi Kabupaten Sampang 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperluas gerakan literasi di tengah masyarakat.
“Mari membaca, mari belajar, mari berkarya untuk Sampang yang semakin hebat bermartabat,” pungkas H. Ahmad Mahfudz.