“Kami mengapresiasi keterbukaan pemerintah desa. Dengan adanya laporan seperti ini, masyarakat bisa mengetahui perkembangan pembangunan. Harapannya, program ke depan semakin menyentuh kebutuhan warga,” ungkapnya.
Warga lainnya juga menilai bahwa transparansi menjadi kunci dalam mencegah potensi penyimpangan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
“Kalau semuanya terbuka, masyarakat juga bisa ikut mengawasi. Ini penting agar pembangunan desa berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan terselenggaranya forum LPPDes Tahun Anggaran 2025 ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.