daerah

Musrenbang Kecamatan Paninggaran 2026: Infrastruktur Merata dan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:12 WIB

Paninggaran, Kamis 12 Februari 2026 – Pemerintah Kecamatan Paninggaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Paninggaran ini mengusung tema “Penguatan Infrastruktur Dasar yang Merata dan Optimalisasi Potensi Daerah Memacu Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”.

Musrenbang dipimpin langsung oleh Camat Paninggaran, Arif Nugroho, dan dihadiri sejumlah tamu kehormatan. Hadir sebagai undangan perwakilan dari Bapperida Kabupaten Pekalongan, anggota DPRD Dapil I, yakni Jahirin dan Edi Haryanto (PKB), Mashadi (Golkar), Patmisari (Gerindra), Rossi Andiyanti (PDIP), serta Syihabuddin Nur (PPP). Tak hanya itu, seluruh kepala desa se-Kecamatan Paninggaran, jajaran Forkopincam, hingga tokoh masyarakat turut ambil bagian dalam forum strategis ini.

Camat Arif Nugroho menyampaikan bahwa Musrenbang memiliki tujuan strategis, yakni menyinergikan usulan dari desa dan kelurahan agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah. “Kami ingin memastikan tidak ada kesenjangan antara kebutuhan masyarakat akar rumput dengan kebijakan top-down dari pemerintah. Setiap usulan harus tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah agenda krusial dibahas, antara lain menyepakati usulan kegiatan prioritas dari desa/kelurahan, menentukan pembangunan yang menjadi kewenangan kecamatan maupun lintas desa, serta mengelompokkan kegiatan berdasarkan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Salah satu poin penting yang dihasilkan adalah penetapan delegasi kecamatan untuk mengawal usulan dalam Musrenbang tingkat kabupaten yang tertuang dalam Buku Suren Bang.

Kepala desa se-Kecamatan Paninggaran kompak menyuarakan kebutuhan infrastruktur dasar. Sebagian besar usulan mengerucut pada pembangunan dan perbaikan jalan desa, irigasi pertanian, serta akses air bersih. Hal ini dinilai vital untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal.

Arif Nugroho menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun depan akan lebih partisipatif. “Partisipasi masyarakat bukan sekadar formalitas. Masukan dari desa akan kami rumuskan dalam dokumen rencana kerja kecamatan yang terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah,” jelasnya.

Suasana acara berlangsung kondusif dan penuh antusiasme. Sesi tanya jawab dan penyampaian usulan berjalan dinamis tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, acara dari awal hingga akhir berjalan lancar. Semua elemen hadir dengan semangat membangun Paninggaran yang lebih maju dan inklusif,” tutup Arif.

Dengan rampungnya Musrenbang ini, diharapkan aspirasi warga Paninggaran dapat terakomodasi dalam RKPD 2027 dan pembangunan ke depan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata hingga ke pelosok desa.

Terkini