daerah

Minta Dukungan Presiden, Menkes Soroti Akses RS Belum Pulih dan Ancaman Kesehatan Ibu Hamil Pascabanjir

Senin, 8 Desember 2025 | 11:44 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap beberapa usulan saat rapat bersama Presiden Prabowo di Aceh. (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • Gayo Lues

  • Hambatan utama berasal dari akses jalan yang masih tertutup akibat longsor dan kerusakan infrastruktur.
    “Di Bener Meriah saya dengar 3 hari lagi jalan akan terbuka. Aceh Tengah pada 17 Desember akan terbuka, dan Gayo Lues juga segera menyusul,” jelasnya.

    Dengan akses yang pulih, rujukan pasien—terutama ibu hamil dan pasien cuci darah—akan lebih cepat dilakukan.

    Budi menambahkan bahwa masalah suplai listrik dan BBM untuk rumah sakit kini mulai teratasi melalui koordinasi lintas kementerian.

    Menkes Minta Dapur Umum Prioritas untuk Tenaga Kesehatan

    Dalam rapat tersebut, Budi juga menyampaikan keluhan para tenaga kesehatan yang terus bekerja di tengah kondisi darurat.

    “Tenaga kesehatan sangat semangat, tapi mereka kesulitan soal makanan,” ujarnya.

    Ia kemudian meminta Presiden Prabowo agar dapur umum khusus tenaga kesehatan segera dioperasikan.

    “Kalau boleh, ada dapur umum yang diprioritaskan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan supaya mereka lebih tenang karena keluarganya bisa makan,” kata Budi.

    Ia juga menyinggung kebutuhan hunian sementara.
    “Dan kalau boleh, Menteri Perumahan bisa bangun tempat tinggal mereka duluan agar mereka bekerja lebih tenang,” tambahnya.

    Merespons Usulan Menhan: Siap Kerahkan Dokter Magang

    Menkes turut menanggapi laporan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang sebelumnya mengungkapkan inisiatif penyediaan tiga helikopter khusus tim kesehatan mobile untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir di tiga provinsi.

    Budi mengakui bahwa pihaknya membutuhkan tambahan tenaga dokter untuk ditempatkan di puskesmas dan posko pengungsian.

    “Para dokter juga menjadi korban banjir dan longsor, jadi kami kekurangan tenaga,” katanya.

    Ia kemudian meminta dukungan kepada TNI–Polri dalam mobilisasi tim medis.
    “Saya butuh sekitar 300 dokter untuk tiga bulan ke depan. Saya bisa atasi sebagian, tapi kalau boleh TNI–Polri bisa membantu mobilisasinya.”

    Untuk memperkuat lini pelayanan, Budi menegaskan bahwa dokter magang akan dilibatkan dalam penanganan kesehatan pascabanjir.

    “Dokter magang harus dengan dokter pendamping. Kalau diizinkan, saya pinjam 300 dokter untuk kita deploy tiga bulan ke puskesmas-puskesmas,” jelas Menkes Budi.

    Halaman:

    Terkini