Lebak, Gertak.id – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiqi Jayabaya kembali menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan bagi masyarakat saat membuka Festival Seni Multatuli 2025 di Alun-Alun Timur Rangkasbitung, Jumat (19/9/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menyebut jalan sebagai kebutuhan vital yang menyentuh langsung seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten.
“Jalan ini bukan hanya dipakai bupati, bukan hanya petani, guru, atau tenaga kesehatan, tetapi semua elemen masyarakat merasakan manfaatnya,” ucap Hasbi.
Hasbi menjelaskan, Kabupaten Lebak memiliki jaringan jalan yang sangat luas, mencakup 28 kecamatan, 340 desa, 5 kelurahan, dan 1.827 kampung. Menurutnya, panjang jalan poros kabupaten tidak mungkin dapat ditangani hanya dengan anggaran daerah.
“Kalau tanpa dukungan pemerintah pusat dan provinsi, kita tidak akan mampu menyelesaikan perbaikan jalan ini. Infrastruktur jalan sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Bupati Hasbi menargetkan pada 2026, perbaikan jalan poros kabupaten dan desa akan menjadi program prioritas utama Pemkab Lebak.
“Makanya pada tahun 2026 salah satu fokus utama Pemkab Lebak adalah perbaikan jalan poros kabupaten dan desa, demi kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal aksesibilitas, melainkan juga penopang pelayanan publik di sektor pendidikan, kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian. Dengan akses jalan yang lebih baik, Hasbi yakin roda perekonomian akan semakin bergerak dan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata.
“Kami butuh dukungan semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun masyarakat, agar cita-cita kita bersama—Lebak yang maju dan sejahtera—dapat terwujud,” pungkasnya.
---