daerah

TNI Dan Pemkab Nabire Sinergi Bangun Daerah Lewat TMMD ke-125

Rabu, 23 Juli 2025 | 11:10 WIB

Nabire, Papua Tengah, Gertak.id

Pada hari Rabu, 23 Juli 2025 Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai di Kabupaten Nabire. Kegiatan pembukaan berlangsung di Lapangan SD Inpres Legari IV, Jalan Poros Kamp Manunggal Jaya, Distrik Makimi. Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawenari, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Lettu Inf Raden Rony Saleh memimpin pasukan sebagai Komandan Upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah, di antaranya: Dandim 1705/Nabire Letkol Marudut H. Simbolon, Danlanal Nabire Letkol P. Dwi Prasetyo, Komandan Denzipur-12 Nabire Mayor Czi M. Abdul Ghofur, S.S.T.Han, Kapolsek Makimi IPTU I Ketut Sawar Dana, S.Sos, Danramil Makimi Lettu Inf. L. Samute, Kepala Basarnas Nabire Tri Joko Lalang Buana, S.Sos, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arfan Natan Palumpun, Kasat Pol PP Nabire Cyprianus Rahawarin, S.Sos, Kepala Distrik Makimi Wendelinus Bere, SIP, Kepala Kampung Legari IV Daniel Rumawi.

-


Acara juga diramaikan oleh kehadiran masyarakat setempat, siswa-siswi SMPN 2 Makimi, anggota Banser NU, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta Pramuka, yang turut memeriahkan suasana.

Dalam sambutan perwakilan Kodim 1705/Nabire, dijelaskan bahwa Distrik Makimi dipilih melalui hasil koordinasi dengan Bupati dan menjadi salah satu titik prioritas. Salah satu pertimbangannya adalah keberadaan pondasi gereja di Kampung Legari IV yang telah berdiri sejak 1996 namun belum pernah diselesaikan.

“Di lokasi ini, kami membangun gereja, rumah pastori, jembatan, pagar, hingga fasilitas air bersih. Selain itu, ada tiga titik tambahan yang meliputi pembangunan dua masjid dan satu unit perumahan warga,” jelasnya.

Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawenari, mengapresiasi langkah TNI yang dinilainya sangat membantu visi Pemkab Nabire dalam menciptakan masyarakat yang aman, mandiri, dan sejahtera.

“TMMD mempercepat pembangunan di wilayah terpencil. Gereja yang pondasinya sudah ada sejak 1996, kini progresnya mencapai 60 persen. Rumah pastori pun dibangun dari nol,” ungkapnya.

-


Ia juga menyampaikan bahwa program TMMD ini sangat selaras dengan arah pembangunan Pemkab Nabire periode 2025–2030, dan berharap keberlanjutan program di masa depan.

Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan dalam TMMD Ke-125 ini, terdiri atas: Prajurit TNI dari Kodim 1705, Yonif 753, Yonif 804, Denpom, dan Balak Aju, Personel Polres Nabire dan Polsek Makimi, Unsur Pemda, seperti Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, serta Kejaksaan yang turut terlibat dalam kegiatan penyuluhan hukum

Dandim 1705/Nabire, Letkol Marudut H. Simbolon, menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

“Melalui TMMD ini, kami hadir membawa karya nyata untuk masyarakat. Sinergi dengan Pemda akan terus diperkuat agar pembangunan semakin merata dan menyentuh seluruh lapisan,” pungkasnya.

L.E. Nainggolan

Terkini