daerah

Merajut Kebersamaan: Jemaat Ahmadiyah Sintang Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2025

Rabu, 12 Februari 2025 | 21:19 WIB

Sintang, Kalbar, Gertak.id – Perayaan Cap Go Meh 2576/2025 di Waterfront Sintang, Selasa malam (11/2), menjadi ajang kebersamaan lintas agama dan budaya. Jemaat Ahmadiyah Sintang turut hadir dalam perayaan yang meriah ini, menunjukkan semangat keberagaman dan persaudaraan yang kuat di Kabupaten Sintang.


-


Ketua DPD Jemaat Ahmadiyah Sintang, Muhtar Hadi, didampingi Mln. Sajid Ahmad Sutikno (Mubaligh Daerah Kalimantan Barat 2), serta perwakilan dari berbagai organisasi dalam Jemaat Ahmadiyah. Dari Lajnah Imaillah (muslimah), hadir Ny. Ema Rahmatunnisa dan Ruliyati, sementara Effendy dan Dedy mewakili Khuddamul Ahmadiyah (pemuda). Bahkan, anak-anak Atfal Nashirat turut berpartisipasi, menambah semaraknya acara.

-

Kebersamaan dalam Keberagaman


Usai acara, Muhtar Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya perayaan Cap Go Meh yang penuh semangat persatuan.

"Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perayaan ini. Cap Go Meh bukan hanya tradisi, tetapi juga simbol kebersamaan dan keharmonisan di Sintang. Ini membuktikan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan kita semua. Kami mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sangat baik," ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH, Wakil Bupati Sintang Melkianus, S.Sos, Sekda Kartiyus, S.H., M.Si, Ketua DPRD Sintang, Forkopimda, Wakil Bupati Sintang terpilih, anggota DPRD, serta pimpinan organisasi keagamaan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sintang Melkianus menegaskan bahwa Sintang adalah rumah bagi semua warganya.

"Perayaan Cap Go Meh ini adalah bukti bahwa Sintang adalah rumah bagi keberagaman. Kita harus terus menjaga kebersamaan dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun daerah ini," katanya.

Kemeriahan Budaya yang Menyatukan


Perayaan Cap Go Meh 2025 semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni budaya. Tari-tarian dari berbagai etnis, lagu-lagu Mandarin, serta atraksi barongsai berhasil memukau ribuan pengunjung yang hadir. Tradisi ini bukan hanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Sintang yang turut merayakan keberagaman dengan penuh antusiasme.

Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, Cap Go Meh 2025 di Sintang menjadi simbol nyata bahwa harmoni dalam keberagaman bukan hanya impian, tetapi sebuah kenyataan yang terus hidup dan berkembang. (Stk)

Terkini