daerah

Karate SDN 20 Mambok: Membangun Karakter, Meraih Prestasi

Sabtu, 8 Februari 2025 | 12:15 WIB

-
Latihan Kumite

Sintang, Kalbar, Gertak.id - SDN 20 Mambok terus berkomitmen dalam membangun karakter dan disiplin siswa melalui olahraga, salah satunya dengan membuka ekstrakurikuler karate sejak tahun 2017. Awalnya, banyak siswa sekolah ini mengikuti latihan karate di luar lingkungan sekolah. Beberapa di antaranya, termasuk putra dari Neli Kusumawati, seorang guru di SDN 20, aktif berlatih dan sering meraih kemenangan dalam berbagai kejuaraan.

-


Melihat antusiasme dan prestasi para siswa, muncul ide untuk membuka ranting karate di sekolah. Tak butuh waktu lama, ranting baru ini resmi berdiri. Hanya dalam beberapa bulan setelah didirikan, tim karate SDN 20 Mambok langsung mengikuti ajang Amal Bhakti Korem dan berhasil meraih juara umum. Sejak saat itu, pihak sekolah memberikan dukungan penuh, termasuk dalam pembiayaan pelatih.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Yuliana, ekstrakurikuler karate berkembang pesat. Selain meningkatkan prestasi, karate juga berperan dalam membangun karakter siswa, seperti meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan keberanian, serta mengurangi risiko perundungan.

"Intinya, mereka bisa menjaga diri sendiri, karena guru dan orang tua tidak selamanya bisa mendampingi mereka," ujar Neli Kusumawati, koordinator ekstrakurikuler karate SDN 20 Sintang.

 

Dukungan Sekolah dan Orang Tua

Kepala SDN 20 Mambok, Abdul Syukur, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

"Tentunya, saya sebagai kepala sekolah sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler karate. Melalui karate ini, sekolah kami semakin dikenal karena sering menorehkan prestasi dan mengharumkan nama baik sekolah," ungkapnya.

Karate ranting Rawa Mambok ini berada di bawah naungan INKAI dengan pelatih utama Sensei Gregorius (Pak Goris) yang dibantu oleh Simpae.

"Sekolah juga memberikan biaya untuk pelatih, dan para orang tua turut berkontribusi dengan iuran kas guna mendukung operasional saat ajang karate, seperti untuk konsumsi dan kebutuhan lainnya," tambah Neli.

 

Dari Lokal ke Nasional

Pada awal berdirinya, jumlah peserta ekstrakurikuler karate mencapai sekitar 100 siswa, namun kini tersisa lebih dari 60 anak yang tetap aktif berlatih. Meski demikian, semangat mereka tak surut. Bahkan, banyak alumni ranting karate SDN 20 Mambok yang kini sering tampil di ajang bela diri dan mewakili Kabupaten Sintang dalam berbagai kejuaraan.

"Salah satu alumni kami yang kini duduk di bangku SMA bahkan telah mewakili Kalimantan Barat dalam laga nasional," ujar Neli.

Beberapa bulan lalu, anak-anak karate SDN 20 Mambok turut serta dalam ajang Open Senentang di Pendopo Bupati dan berhasil meraih banyak gelar juara. Menjelang pertandingan yang akan digelar pada September 2025, para siswa semakin bersemangat untuk terus berlatih.

Saat ini, demi menunjang latihan yang lebih optimal, ekstrakurikuler karate SDN 20 Mambok sedang merencanakan pengadaan matras senilai sekitar Rp 35 juta, hanya saja masih belum terpenuhi. Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan agar prestasi dan semangat anak-anak dalam berlatih karate terus berkembang.

Terkini