PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang mengalami kecelakaan laut di perairan utara Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) dan melibatkan kapal nelayan yang dilaporkan tenggelam setelah mengalami gangguan di tengah laut.
Proses penyerahan para korban dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan pengamanan dari unsur TNI dan kepolisian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sejak menerima informasi kejadian, aparat kepolisian segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Koordinasi dilakukan bersama nelayan setempat, tenaga medis, serta unsur lainnya untuk mempercepat proses penanganan korban.
Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto, menyampaikan bahwa pihaknya langsung turun ke lapangan sejak awal kejadian.
“Kami melakukan pengamanan dan koordinasi sejak para korban ditemukan hingga proses penyerahan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah memastikan keselamatan seluruh korban serta penanganan medis yang diperlukan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Gajah Mada berangkat dari wilayah perairan Batang sekitar pukul 00.00 WIB.
Namun, pada sekitar pukul 05.30 WIB, kapal dilaporkan mengalami oleng akibat kondisi di laut.
Kapal kemudian tenggelam setelah terbawa arus hingga memasuki wilayah perairan Pekalongan.
Sekitar pukul 06.30 WIB, para ABK ditemukan oleh nelayan Wonokerto dalam kondisi terapung di laut.
Para korban kemudian dievakuasi menggunakan kapal penolong KM Jaya Makmur dan KM Aji Jaya.