Hampir Sebulan Terabaikan, Jalan Kandangserang–Garungwiyoro Nyaris Putus di Watulawang DPU Dinilai Lamban.

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Senin, 2 Maret 2026 | 13:36 WIB
Pengguna jalan sangat kesulitan saat melintas.
Pengguna jalan sangat kesulitan saat melintas.

Pekalongan – Kondisi memprihatinkan terlihat di ruas jalan Kandangserang–Garungwiyoro, tepatnya di Blok Watulawang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Badan jalan yang amblas hampir sebulan lalu hingga kini tak kunjung diperbaiki. Parahnya, ruas yang bisa dilalui kendaraan kini hanya tersisa sekitar seperempat bagian.

Pantauan di lokasi menunjukkan badan jalan tergerus cukup dalam hingga menyisakan lubang besar di sisi jalan. Bebatuan pondasi terlihat mencuat, sementara retakan memanjang di badan jalan lain mengindikasikan potensi longsor susulan. Garis pembatas dan pita pengaman memang telah dipasang, namun kondisi tersebut belum menjawab persoalan utama: perbaikan permanen belum juga dilakukan.

Warga setempat mendesak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan agar segera turun tangan. Mereka menilai lambannya penanganan sangat berisiko, terlebih menjelang arus mudik Lebaran di mana volume kendaraan meningkat signifikan.

Sekarang cuma tinggal seperempat jalan yang bisa dilewati. Kalau kendaraan besar papasan, sangat rawan. Ini jalur utama warga untuk aktivitas ekonomi,” ujar salah satu warga Kandangserang.

Ruas jalan tersebut merupakan akses vital penghubung antarwilayah yang menopang distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan masyarakat. Jika dibiarkan berlarut-larut, warga khawatir dampaknya bukan hanya pada keselamatan pengguna jalan, tetapi juga pada roda perekonomian lokal yang bergantung pada kelancaran jalur tersebut.

Selain membahayakan pengendara roda dua dan roda empat, kondisi ini juga memicu antrean kendaraan karena harus bergantian melintas. Pada malam hari, risiko kecelakaan meningkat akibat minimnya penerangan di sekitar lokasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya memasang tanda peringatan, tetapi segera melakukan perbaikan menyeluruh sebelum arus mudik mencapai puncaknya. Bagi warga Kandangserang, perbaikan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kebutuhan mendesak demi keselamatan dan keberlangsungan ekonomi mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X