Diduga Tak Penuhi Standar MBG, Pembagian oleh di Dipersoalkan, Orang Tua PAUD Pertanyakan Kesesuaian Program Pemerintah

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Selasa, 24 Februari 2026 | 14:02 WIB

Pemalang – Pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) yang dibagikan oleh SPPG 01 pada 24 Februari 2026 di Desa Tlagasana memicu keluhan sejumlah orang tua peserta didik PAUD. Menu yang diterima anak-anak dinilai tidak mencerminkan standar pemenuhan gizi sebagaimana semangat program pemerintah.

Beberapa wali murid menyebut komposisi makanan yang dibagikan terkesan sederhana dan minim variasi. Mereka mempertanyakan kandungan protein, vitamin, serta keseimbangan gizi dalam menu tersebut. “Kalau ini program makan bergizi, seharusnya jelas unsur gizinya. Anak-anak butuh protein, sayur, dan buah. Bukan sekadar kenyang,” ujar salah satu orang tua.

Selain soal kualitas, muncul pula pertanyaan mengenai transparansi anggaran. Program tersebut konon bernilai Rp10.000 per anak untuk setiap porsi. Dengan nominal tersebut, para orang tua mempertanyakan apakah menu yang dibagikan sudah sesuai dengan perencanaan anggaran dan standar yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau benar per anak sepuluh ribu rupiah, seharusnya bisa lebih layak. Ini yang kami pertanyakan, apakah sudah sesuai dengan program pemerintah atau belum,” ungkap wali murid lainnya.

Program MBG pada dasarnya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak dan mencegah stunting sejak usia dini. Namun, dugaan ketidaksesuaian standar di lapangan memunculkan kekhawatiran bahwa pelaksanaan teknis tidak sejalan dengan tujuan kebijakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG 01 terkait komposisi menu, standar gizi yang digunakan, maupun rincian anggaran per porsi. Para orang tua berharap ada evaluasi terbuka serta pengawasan dari instansi terkait agar program benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang anak.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa program bantuan berbasis gizi bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga soal kualitas, akuntabilitas anggaran, dan keseriusan dalam menjaga masa depan generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yulit MW

Rekomendasi

Terkini

X