Komitmen peningkatan pelayanan tersebut ditandai secara simbolis melalui apel perdana jajaran direksi dan pegawai PDAM Tirta Moedal yang digelar pada 8 Januari 2026, pasca pelantikan direksi baru.
Apel tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran Gerakan Sahabat Air Minum Warga Kota Semarang.
“Ini apel perdana setelah sekian lama tidak dilakukan, sekaligus apel pertama dengan susunan direksi baru. Kami berkomitmen menjadi sahabat air minum warga Kota Semarang,” tutur Wawan.
Ia menegaskan, sebagai sahabat, PDAM Tirta Moedal siap menerima kritik, keluhan, hingga masukan dari masyarakat. Seluruh pengaduan ditargetkan dapat tertangani maksimal dalam waktu 24 jam.
“Kami siap menerima curhat, kritik, dan pengaduan pelanggan. Semua harus terlayani dengan baik dalam 24 jam,” tegasnya.
Dalam peluncuran program tersebut, jajaran manajemen, direksi, dewan pengawas, dan seluruh pegawai PDAM Tirta Moedal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama ini masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.
“Kami mohon maaf jika selama ini ada pelayanan yang kurang berkenan, kurang transparan, atau belum maksimal. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri ke depan,” katanya.
Wawan turut mengingatkan seluruh pegawai agar bijak dalam menggunakan media sosial di tengah era masyarakat digital. Ia meminta setiap pelayanan dan komunikasi kepada publik dilakukan secara empatik, akurat, informatif, dan edukatif.
“Sekarang ini eranya sangat cepat dan sensitif. Saya minta seluruh pegawai berempati, bertanggung jawab, dan bijak di media sosial. Layani masyarakat dengan data yang benar dan informasi yang edukatif,” pungkasnya.
(Red)