Ia juga menyebutkan bahwa pekerjaan pengaspalan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yang berasal dari Kabupaten Batang, yang dikenal dengan nama Ipul.
Menanggapi soal ketebalan aspal yang dinilai tipis, Khumailin menyatakan bahwa hal tersebut disesuaikan dengan nilai anggaran yang tersedia. “Kalau anggarannya sedikit, ya aspalnya menyesuaikan. Nilainya sedikit, aspalnya juga sedikit,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan penyimpangan spesifikasi teknis tersebut. Redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang dan jelas bagi publik. (Tim)