Solidaritas Mahasiswa Puncak Tolak Rencana Pembangunan Pos TNI-Polri di Umukia

Photo Author
Prastio Pamungkas, Gertakberita.com
- Senin, 15 September 2025 | 00:19 WIB

Gertak.id - Jayapura, 13 September 2025 – Solidaritas Mahasiswa-Mahasiswi Kabupaten Puncak asal Distrik Umukia menyatakan sikap tegas menolak rencana pembangunan pos TNI-Polri di Kampung Eromaga, Distrik Umukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di Jayapura, Sabtu (13/9/2025), mahasiswa menilai pembangunan pos tersebut akan membawa dampak negatif bagi masyarakat setempat.

-


“Kami menolak dengan tegas pembangunan pos di Kampung Eromaga. Kampung ini adalah tanah Injil, tempat pertama kali Injil masuk di Puncak. Karena itu harus dijaga sebagai tanah damai, bukan didirikan pos militer,” tegas perwakilan Solidaritas Mahasiswa.

Mahasiswa juga menilai kehadiran pos TNI-Polri berpotensi memperbesar konflik antara aparat dan masyarakat sipil, serta menimbulkan rasa tidak aman bagi warga. Selain itu, mereka menekankan bahwa di wilayah Umukia sudah ada pos lain yang dianggap cukup.

“Kehadiran pos militer bertentangan dengan tugas pokok TNI yang seharusnya fokus pada pertahanan negara, bukan menempati ruang kehidupan sipil. Pemda Puncak seharusnya memprioritaskan pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, bukan menambah pos aparat,” lanjutnya.

Dalam pernyataan tersebut, mahasiswa juga menegaskan pentingnya menghormati hak-hak dasar masyarakat adat sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2022 tentang Masyarakat Hukum Adat.

Aksi penolakan itu ditutup dengan seruan semangat mahasiswa. “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Puncak!”

 

D.m

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prastio Pamungkas

Rekomendasi

Terkini

X