Bimtek Manajemen Pemeliharaan Dan Reproduksi Ternak Ruminansia

Photo Author
Ari yanto, Gertakberita.com
- Selasa, 27 Mei 2025 | 14:54 WIB

Pekalongan – 27 Mei 2025
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Pekalongan kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Manajemen Pemeliharaan dan Reproduksi Ternak Ruminansia" dengan sub kegiatan "Pengawasan Mutu Benih/Bibit Ternak dan Bahan Pakan/Pakan Tanaman Skala Kecil" pada Selasa (27/5/2025). Acara yang berlangsung di Kantor Pertanian Kecamatan Kandangserang ini dipimpin langsung oleh Kabid Peternakan DKPP, drh. Arif Rahman, dengan melibatkan unsur Koramil melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kabid KTNA Kecamatan, serta puluhan peternak sebagai peserta.

-


Tujuan utama bimtek ini adalah meningkatkan pemahaman peternak tentang manajemen reproduksi ternak ruminansia, teknik pemeliharaan yang tepat (mulai dari pemilihan pakan hingga penentuan jadwal pemberian pakan), serta pengawasan kualitas benih/bibit ternak dan bahan pakan skala kecil. drh. Arif Rahman menekankan bahwa materi ini dirancang untuk menjawab persoalan teknis yang sering dihadapi peternak, seperti rendahnya produktivitas akibat kesalahan manajemen reproduksi dan pakan. “Selain reproduksi, pengawasan mutu benih dan pakan juga krusial. Pakan berkualitas rendah atau benih ternak tidak terstandar dapat menurunkan hasil usaha,” jelasnya.

Sub kegiatan pengawasan mutu benih/bibit dan pakan menjadi fokus tambahan dalam bimtek ini. Peserta diajak memahami cara menilai kualitas benih ternak, memilih bahan pakan bernutrisi tinggi, serta mengolah pakan berbasis bahan lokal yang terjangkau. Penyuluh Pertanian dari Koramil turut memberikan panduan teknis terkait pengawasan mutu pakan dan benih, sementara perwakilan KTNA Kecamatan menyampaikan pentingnya kolaborasi antar-peternak untuk memperkuat rantai pasok bahan baku berkualitas.

-


Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif selama sesi tanya jawab. Salah seorang peternak, Siti Aminah, mengungkapkan bahwa materi pengawasan mutu pakan membuka wawasan baru. “Selama ini kami kurang memperhatikan standar pakan. Ternyata, bahan lokal seperti limbah pertanian bisa diolah menjadi pakan bernutrisi jika diukur dengan tepat,” ujarnya.

drh. Arif Rahman mengapresiasi semangat peserta dan menegaskan bahwa DKPP akan terus mendorong pelatihan serupa secara berkala. “Alhamdulillah acara berjalan lancar. Dengan pemahaman yang baik tentang reproduksi, manajemen pakan, dan mutu benih, peternak diharapkan bisa meningkatkan skala usaha secara berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui bimtek ini, DKPP berkomitmen memperkuat kapasitas peternak dalam mengoptimalkan potensi ternak ruminansia, sekaligus menjaga kualitas produksi demi meningkatkan daya saing dan keuntungan usaha. Dukungan multipihak dari Koramil, KTNA, dan peternak menjadi kunci keberhasilan agenda pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Pekalongan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari yanto

Rekomendasi

Terkini

X