Gertak.id - Nabire, 29 April 2025 — Puluhan Mama-Mama Papua yang merupakan pedagang di Pasar Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Selasa (29/4) pagi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemindahan pasar ke lokasi baru di sekitar Desa Wonorejo.
Sedikitnya 30 orang Mama-Mama Papua berkumpul di depan Kantor Lurah Karang Tumaritis di Jalan Ahmad Yani, menyuarakan penolakan atas pernyataan Bupati Nabire yang disampaikan melalui media elektronik mengenai rencana relokasi pasar tersebut.
-
Dalam aksinya, para pedagang menuntut kejelasan dan transparansi informasi dari pemerintah, serta mendesak agar dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait relokasi pasar. Mereka khawatir bahwa pemindahan ke lokasi yang lebih jauh akan mengurangi jumlah pembeli, mengingat lokasi pasar saat ini dinilai strategis dan dekat dengan tempat tinggal mereka.
Perwakilan pedagang diterima oleh Kepala Lurah Karang Tumaritis, Deni Kobepa, S.Sos. Dalam pertemuan tersebut, Deni membenarkan bahwa memang ada rencana pemindahan pasar oleh Bupati. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut belum final dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat bersama instansi terkait, pengelola pasar, dan para pedagang.
-
"Aspirasi Mama-Mama Papua hari ini akan kami sampaikan kepada Bupati," ujar Deni, selain itu ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas atau bersifat hoaks.
Setelah pertemuan, Mama-Mama Papua bersama Kepala Lurah bergerak menuju Pasar Karang Tumaritis untuk melakukan sosialisasi kepada pedagang lain terkait rencana pemerintah.
Situasi di lokasi aksi berjalan kondusif tanpa insiden, namun isu pemindahan pasar ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan hingga ada kepastian dan komunikasi terbuka dari pihak pemerintah.Hahhaa saya baru mau ketik beritanya mas
Tim