HOAKS TENGGELAM DI PANTAI BALONGAN INDAH! Fakta Sebenarnya Bikin Kaget: Nyaris Meregang Nyawa Gara-Gara Sosis

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB

Gertak.id | Indramayu – Jagat media sosial dibuat geger oleh video evakuasi dramatis seorang wisatawan di Pantai Balongan Indah (Bali) 2, Selasa (24/3). Narasi menyesatkan langsung menyebar liar: korban disebut tenggelam.
Faktanya? Itu keliru besar.

Kapolsek Balongan, AKP Dedi Wahyudi, meluruskan isu tersebut tanpa basa-basi. Tidak ada korban tenggelam. Yang terjadi adalah kondisi darurat serius akibat tersedak saat makan.

“Bukan tenggelam. Korban tersedak sosis hingga tidak bisa bernapas,” tegasnya.

Di tengah ramainya pengunjung, korban tiba-tiba kolaps. Napas tersumbat, tubuh panik, situasi berubah mencekam dalam hitungan detik. Pengunjung lain ikut histeris melihat kejadian tersebut.

Di saat krusial itu, petugas di lokasi langsung tancap gas. Evakuasi dilakukan secepat mungkin menuju posko kesehatan—tanpa ruang untuk kesalahan.

Tim medis dan aparat bergerak dalam mode darurat. Sosis yang menyumbat saluran napas berhasil dikeluarkan tepat waktu. Jika terlambat sedikit saja, akibatnya bisa fatal.

“Alhamdulillah tertangani dan korban selamat,” ujar AKP Dedi.

Setelah melalui momen menegangkan, korban akhirnya dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang bersama keluarganya.

Peristiwa ini jadi tamparan keras bagi publik: hoaks bisa menyesatkan, tapi kelalaian bisa membunuh. Bukan ombak yang mengancam nyawa kali ini, melainkan kebiasaan makan yang dianggap sepele.

Pihak kepolisian mengingatkan tegas: jangan asal telan makanan, apalagi dalam kondisi santai di tempat ramai. Tersedak bukan hal remeh—ini kondisi darurat yang bisa merenggut nyawa dalam hitungan menit.

Pesan keras untuk para wisatawan:

Jangan cuma takut tenggelam—taklukkan juga kebiasaan ceroboh sendiri. Santai boleh, tapi jangan sampai lengah jadi petaka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X