Psikolog Desak Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional, Soroti Dampak Psikologis Warga

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Senin, 8 Desember 2025 | 17:00 WIB
Psikolog Muhammad Iqbal turut buka suara mengenai usulan bencana nasional di Sumatera. (YouTube/Bambang Widjojanto)
Psikolog Muhammad Iqbal turut buka suara mengenai usulan bencana nasional di Sumatera. (YouTube/Bambang Widjojanto)

“Jadi, memang ini adalah peluang bagi pemerintah. Saya kira ini harusnya bukan lagi menggerakkan sipil, tapi semua resources dikerahkan.”

Ia menegaskan, pemerintah pusat dapat mengambil alih pendanaan sementara agar daerah tidak lumpuh akibat keterbatasan anggaran.

“Bila perlu kita minta bantuan tetangga, nggak usah gengsi, nggak usah malu,” tegasnya.


Dampak Psikologis: Masyarakat Hopeless, Depresi, hingga Marah

Iqbal menyoroti sisi psikologis penyintas yang menurutnya sering luput dari perhatian pemerintah.

Ia mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik.

“Di mana mereka hopeless, mereka depresi, dan mungkin mereka stres. Ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Ia menyebut kemarahan masyarakat dapat muncul apabila penanganan dinilai lambat, bahkan berpotensi memunculkan kembali sentimen negatif terhadap pejabat publik seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

“Jangan sampai nanti psikologis masyarakat yang marah di bulan Agustus itu kembali muncul,” ujarnya.

Menurut Iqbal, pemulihan psikologis harus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam penanganan pascabanjir, bukan sekadar perbaikan materi dan infrastruktur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X