Polda Jateng Luruskan Disinformasi Terkait Air PDAM Tercemar Mayat di Reservoir Siranda

Photo Author
Admin GRT, Gertakberita.com
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 09:55 WIB
Yudi Indardo Dirut PDAM Tirta Moedal
Yudi Indardo Dirut PDAM Tirta Moedal

Semarang – Polda Jawa Tengah meluruskan kabar simpang siur yang menyebut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang menyalurkan air tercemar mayat dari Reservoir Siranda. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat mendampingi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Yudi Indardo, dalam peninjauan lokasi pada Sabtu (16/8/2025).


-


Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab tewasnya Dion Kusuma Pratama (21), korban yang ditemukan di dalam reservoir. Hingga saat ini, delapan saksi telah diperiksa, termasuk analisis rekaman CCTV yang memperlihatkan korban datang ke lokasi dengan dua rekannya sebelum akhirnya hilang dari pantauan.




“Hasil Visum et Repertum terhadap korban masih menunggu. Diharapkan menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap kasus ini,” ujar Artanto.



Kekhawatiran warga soal air tercemar mayat dibantah langsung oleh PDAM Tirta Moedal. Yudi Indardo menegaskan, Reservoir Siranda tidak digunakan untuk menyalurkan air kepada pelanggan sejak 5 Juli 2025.




“Reservoir Siranda sejak Maret 2025 hanya difungsikan sebagai cadangan. Terakhir digunakan pada 5 Juli 2025 untuk back up sekitar 3.000 pelanggan atau 1,5 persen dari total pelanggan, itu pun hanya 7–8 jam. Setelah itu tidak lagi digunakan hingga penemuan mayat pada 16 Agustus,” jelas Yudi.



Dirinya menambahkan, karena hanya berfungsi sebagai cadangan, tidak ada penjaga yang standby 24 jam di lokasi. Petugas hanya melakukan pengecekan rutin dari luar, sedangkan pemeriksaan detail baru dilakukan saat reservoir akan difungsikan.


Pasca penemuan mayat, PDAM langsung menguras Reservoir Siranda dan membersihkan tandon dengan disinfektan. Air yang tercemar juga dibuang melalui saluran khusus yang terpisah dari pipa distribusi pelanggan.


-


Kombes Pol Artanto pun mengimbau masyarakat tidak termakan disinformasi.




“Kami tegaskan air PDAM yang digunakan masyarakat tidak tercemar. Reservoir Siranda sudah lebih dari dua bulan tidak difungsikan. Kami harap masyarakat tenang dan mendukung agar kasus ini segera terungkap,” tandasnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin GRT

Rekomendasi

Terkini

X