Bitung Darurat Panah Wayer Dan Piso Tikam, "Diminta Kepada APH Fokus Pada Keamanan Daerah dan Negara, "Jangan Hanya Fokus Bisnis.

Photo Author
Author SLT, Gertakberita.com
- Senin, 14 April 2025 | 05:23 WIB

BITUNG, Tragedi yang terjadi Akhir- akhir ini di kota Bitung sangat meresahkan warga, dari beberapa peristiwa kejadian kenakalan anak mudah/remaja di kota Bitung yang sering Viral dimedia sosial (Medsos), yaitu Kejadian Penikaman dan Panah Wayer, yang terjadi di beberapa wilayah di kota bitung.- Senin, (14 April 2025).

Kejadian ini seakan tidak membuat jera para pelaku anak mudah/ remaja dibawah umur, seakan kota Bitung sudah menjadi darurat Kamtibmas panah wayer dan piso tikam (Sajam).

Hampir sering terjadi peristiwa kasus penikaman dan Panah Wayer di beberapa tempat wilayah yang ada di kota bitung, seakan para pelaku penikaman dan Panah Wayer tidak merasa takut menghilangkan nyawa orang.

Peristiwa Penikaman dan Panah Wayer yang terjadi beberapa hari ini sudah membuat Seluruh warga kota Bitung Bahkan warga tetangga dari luar kota Bitung sangat resah dan ketakutan untuk melaksanakan aktivitas diluar rumah , Bahkan warga dari luar kota Bitung yang ingin bepergian ke kota Bitung sangat ketakutan, warga merasa tidak aman dan tidak nyaman kota Bitung pada saat ini.

"Kota Bitung Darurat Kamtibmas, Darurat Panah Wayer, dan Piso Tikam (Sajam).

"Diminta Kepada APH Fokus Pada Keamanan Daerah dan Negara "Jangan Hanya Fokus Bisnis

Untuk itu diminta kepada Kepolisian Sebagai Aparat Penegak Hukum khusus nya Polres Bitung, dapat berkolaborasi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI dan pemerintah kota Bitung juga Ormas gabungan agar duduk bersama membahas terkait kamtimbmas di kota Bitung, baik itu tingkat kecamatan/ Kelurahan dan ditiap Lingkungan yang ada, agar selalu siap dan stand by petugas aparat keamanan gabungan, dalam menjaga ketertiban dan keamanan untuk menciptakan suasana kota Bitung aman dan Kondusif.

(Tim).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Author SLT

Rekomendasi

Terkini

X