Nabire, Papua Tengah. Gertak.id – Klasis Kingmi Nabire menggelar Rapat Kerja (Raker) Klasis yang ketiga sebagai bagian dari evaluasi pelayanan tahun sebelumnya serta perumusan program prioritas tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan melibatkan berbagai pihak dari gereja dan jemaat.
-
Ketua Klasis Kingmi Nabire, Pdt. Mordekhai Oilla, S.Th., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya evaluasi terhadap pelayanan yang telah dijalankan selama tahun 2024. “Melalui rapat ini, kami meninjau sejauh mana kinerja pelayanan, kendala yang dihadapi, serta strategi untuk meningkatkan pelayanan di tahun mendatang. Kami berharap ada program-program yang dapat disepakati bersama dalam Sidang Pleno 4 nanti,” ujarnya.
Raker ini juga menjadi ajang untuk mendiskusikan berbagai rekomendasi, termasuk pendataan warga gereja dan strategi pembangunan. “Kami telah membahas perlunya membentuk tim pendataan jemaat agar data yang ada lebih akurat. Selain itu, strategi pembangunan gereja juga menjadi fokus diskusi, mencari cara agar pembangunan berjalan lancar,” tambahnya.
Dari sisi pelayanan perempuan, Biro Pelayanan Perempuan Klasis Kingmi Nabire yang diwakili Perlina Yelipele, S.Pd., menekankan harapan agar program-program yang belum terlaksana dapat dijalankan di tahun 2025. “Kami telah melaporkan pelayanan yang sudah berjalan dan menargetkan program yang belum terlaksana untuk segera dijalankan,” katanya.
-
Sementara itu, Ketua bada pengurus Jemaat Petra Kaliharapan, Mei Tabuni, S.Pak., mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada jemaatnya sebagai tuan rumah pelaksanaan Raker Klasis Kingmi Nabire Ketiga. “Kami bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Harapan kami, seluruh pelayanan yang dirancang dapat memuliakan Tuhan dan semakin mempererat persatuan jemaat,” ungkapnya.
Ketua Panitia Raker Klasis Kingmi Nabire Ketiga, Edipo Yogi, S.Pd., turut memberikan pesan kepada generasi muda agar menjadikan kegiatan ini sebagai momentum pembelajaran dan kepemimpinan. “Momen seperti ini berharga karena melatih kita menjadi pemimpin, khususnya di tanah Papua melalui gereja. Dalam pelayanan, baik besar maupun kecil, mari kita terlibat agar dapat menjadi pemimpin yang baik di masa depan,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Raker Klasis Kingmi Nabire Ketiga ini, diharapkan pelayanan di tahun 2025 semakin meningkat dan membawa dampak positif bagi jemaat serta masyarakat luas.
(Alvi – Nabire, Papua Tengah)