Diduga ada Pungli Dalam Program Bantuan KWH Gratis, Sejumlah Warga Desa Kujangjaya mengeluh

Photo Author
Suhendar, Gertakberita.com
- Rabu, 19 Februari 2025 | 16:00 WIB

geretak id Lebak, - Sejumlah warga penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) atau biasa disebut KWH gratis di Desa Kujangjaya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan ditarik biaya Rp 250.000 oleh oknum Ketua RW atas dasar yang tidak jelas peruntukannya.

Salah satu penerima BPBL, atas Nama Urniah Warga Kp.Rabig RT 001 RW 003 Desa Kujangjaya mengaku dirinya dan sejumlah tetangganya Penerima BPBL ditarik pungutan Rp 250.000.

Urniah menyebut penarikan pungutan dilakukan oknum ketua RW setempat. Saat ditanya olehnya, Oknum RW inisal U berdalih uang tersebut akan disetorkan ke Kepala Desa.

"Seharusnya pemasangan KWH ini gratis karena merupakan bantuan dari pemerintah. Namun, Waktu itu kami malah diminta membayar Rp250 ribu. Sangat Berat sih namun mau gimana lagi” ungkapnya.

Selain Unriah, Warga lainnya juga menyampaikan kekecewaannya dan meminta pihak berwenang untuk segera bertindak.

“Kami berharap pemerintah segera menindak tegas oknum yang melakukan pungli. Jangan sampai masyarakat kecil terus-menerus dirugikan oleh praktik semacam ini,” ujar seorang warga yang turut mengadukan kasus ini

Menanggapi hal tersebut, Jika dugaan itu terbukti sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum termasuk Pemerintah Kecamatan Cibeber dan pihak terkait lainnya, untuk segera menyelidiki dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang diduga melakukan pungutan liar.

Sementara itu, Piki Taufik Kurnia Kepala Desa Kujangjaya saat dikonfirmasi melalui Pesan WhatsApp tidak memberikan Jawaban atas Pertanyaan yang diajukan awak Media.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Kujangjaya belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga. Namun, masyarakat berharap agar tindakan tegas segera dilakukan demi menegakkan keadilan dan mencegah praktik serupa di kemudian hari.

(KAPERWIL BANTEN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suhendar

Rekomendasi

Terkini

X