Jakarta, Gertak.id - Penyerang Timnas U-22 Indonesia, Mauro Zijlstra, memaparkan kondisi persiapan tim menjelang laga uji coba menghadapi Mali di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu, 15 November 2025, pukul 20.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari agenda akhir pematangan skuad Garuda Muda menuju SEA Games 2025.
Mauro menjelaskan bahwa tim telah menjalani sesi latihan taktis dalam beberapa waktu terakhir. Latihan difokuskan pada penguatan aspek teknis permainan yang akan diterapkan saat menghadapi Mali.
"Ini adalah sesi latihan yang bagus, sesi taktis, berlangsung 1 jam. Kami melatih hal-hal yang akan kami lakukan melawan Mali," ujarnya melalui kanal YouTube resmi Timnas Indonesia, Sabtu, 15 November 2025.
Pemain berdarah Belanda itu menambahkan bahwa dua fokus utama latihan adalah tekanan (pressure) dan situasi bola mati (set pieces).
“Meliputi tekanan (pressure) dan juga situasi bola mati (set pieces),” sambungnya.
Meski persiapan berjalan baik, Mauro menyebut adanya sedikit kendala, terutama terkait kondisi cuaca yang dirasa berbeda bagi beberapa pemain diaspora.
"Hanya cuaca, hanya cuaca ya, dan lapangannya sedikit kering, tetapi bagi saya hanya cuaca yang berbeda dari Belanda," tuturnya.
Menurut Mauro, adaptasi menjadi penting, namun kondisi tersebut tidak mengganggu persiapan tim secara signifikan. Ia juga memastikan seluruh instruksi pelatih dapat dipahami dengan baik oleh seluruh pemain, termasuk mereka yang baru bergabung dalam pemusatan latihan.
"Semuanya jelas bagi saya, juga bagi pemain lain yang baru bergabung (diaspora), jadi ini bagus," kata Mauro.
Laga melawan Mali menjadi bagian dari rangkaian final persiapan sebelum Indonesia memulai perjalanan di Grup C SEA Games 2025. Timnas U-22 dijadwalkan membuka pertandingan penyisihan menghadapi Singapura pada 5 Desember 2025.