Ia mengingatkan bahwa waktu merupakan faktor krusial dalam dunia modern yang tidak dapat ditawar.
“Kita tidak bisa membeli waktu. Kita tidak bisa bernegosiasi dengan waktu. Kita tidak bisa tawar-menawar dengan waktu. Kita hanya bisa memanfaatkan waktu secara efisien,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Prabowo mengajak para pelaku usaha Jepang untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia melalui sinergi teknologi dan pengalaman Jepang dengan sumber daya serta potensi pasar Indonesia.
“Saya percaya bahwa kita harus bekerja sama. Kita telah bekerja sama. Peningkatan perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia–Jepang akan membuka peluang baru. Inilah saat yang tepat untuk memperdalam kerja sama kita. Kami siap dan ingin melangkah maju,”pungkas Prabowo.
Artikel Terkait
Menlu Sugiono Tegaskan Board of Peace Harus Sejalan dengan Prinsip PBB untuk Perdamaian Palestina
Presiden Prabowo Subianto Gelar Bazar Rakyat di Monas, Seskab: Wujud Berbagi Kebahagiaan Lebaran
TNI Gugur di Misi UNIFIL, Menlu Sugiono Kecam Serangan Israel di Lebanon Selatan
Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi untuk TNI Gugur di Lebanon, Desak Investigasi UNIFIL