daerah

Galian C di Kecamatan Sajira Disorot, Diduga Belum Berizin dan Picu Jalan Licin Berbahaya

Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:45 WIB
Galian C di Kecamatan Sajira tuai keluhan warga, Jalan Licin Picu Kekhawatiran./Dok.Gertak.id/AtP

Lebak, Gertak.id - Dua lokasi galian C di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan warga. Lokasi tersebut berada di Kampung Paja, Desa Paja, serta Kampung Sintalwangi, Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan di sekitar area galian yang becek dan licin saat hujan. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut, Sabtu (28/8/2026).

Berdasarkan keterangan salah seorang pegawai di lokasi, pengelola atau penanggung jawab galian berinisial MR dan DG. Aktivitas di Kampung Sintalwangi disebut baru berlangsung sekitar satu minggu, sedangkan di Kampung Paja telah berjalan kurang lebih 10 hari. Hingga kini, kegiatan tersebut diduga belum mengantongi izin lingkungan secara lengkap.

Untuk memastikan informasi, tim media berupaya menemui penanggung jawab di lokasi, namun belum berhasil. Selanjutnya, tim mendatangi Kantor Kecamatan Sajira guna meminta konfirmasi resmi. Namun, kantor tampak sepi dan tidak terdapat pejabat yang dapat dimintai keterangan pada saat itu.

Konfirmasi kemudian dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada Satpol PP Kecamatan Sajira berinisial UR.

Ia menyampaikan bahwa pihak kecamatan belum mengetahui adanya aktivitas galian di dua titik tersebut.

“Untuk kegiatan galian di Kampung Paja dan Sintalwangi, pihak kecamatan memang belum mengetahui adanya operasi galian. Pihak pengelola atau penanggung jawab belum melaporkan kegiatan ke kantor kecamatan,” jelas UR.

Selain itu, UR menyarankan agar awak media kembali melakukan konfirmasi langsung kepada pihak pengelola guna memastikan dokumen perizinan dan pelaksana kegiatan. Ia juga menegaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas galian merupakan kewenangan Satpol PP sesuai tugas pokok dan fungsi.

Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar lokasi menyampaikan kekhawatiran atas dampak aktivitas tersebut. Seorang warga berinisial HN mengatakan:

“Jalan di sini menjadi sangat licin saat hujan. Kami khawatir anak-anak dan warga lain bisa terpeleset atau kecelakaan.”

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Sajira telah dikonfirmasi, namun belum memberikan jawaban resmi. Media tetap membuka ruang klarifikasi bagi pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.

Tags

Terkini