daerah

Viral! Guru SD di Grobogan Rela Copot Sepatu Lewati Jalan Berlumpur, Pemkab Sebut Perbaikan Masuk Rencana 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:48 WIB

Gertak.id | Grobogan – Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan seorang guru menuju sekolah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial. Guru yang mengajar di SDN 4 Pandanharum, Kecamatan Gabus itu membagikan kondisi akses jalan yang masih berupa tanah, berlumpur, dan licin saat dilintasi.

Video tersebut pertama kali diunggah melalui akun TikTok @bu_guru_nieng_kls4 pada akhir Januari. Unggahan itu kemudian diposting ulang oleh akun Instagram @infogrobogan.id dan langsung mendapat perhatian luas dari warganet, dengan jumlah penayangan mencapai lebih dari 170 ribu kali.

Dalam video berdurasi 27 detik itu, terlihat jalan menuju sekolah yang masih berupa tanah dengan sejumlah kubangan air. Kondisi becek membuat jalan menjadi sangat licin, terutama saat musim hujan.

Sang guru bahkan mengaku harus melepas sepatu saat mengendarai motor agar lebih aman melintasi jalan tersebut.

“Akses jalan menuju SDN 4 Pandanharum, kali ini Bu Guru tidak pakai sepatu ya, karena jalan yang begitu licin dan berlumpur,” ujarnya dalam video.

Ia juga berdoa agar dirinya bersama rekan-rekan guru lainnya selalu diberi keselamatan saat berangkat dan pulang mengajar. Dalam unggahan lainnya, ia menyebut kondisi jalan akan semakin parah ketika hujan deras turun.

Guru tersebut mengungkapkan, kondisi jalan rusak itu sudah berlangsung cukup lama, bahkan selama hampir empat tahun dirinya mengajar di Dusun Dawung, Desa Pandanharum.

“Sudah hampir 4 tahun lebih saya mengajar di Dusun Dawung, tepatnya di SDN 4 Pandanharum. Banyak keluh kesah yang saya rasakan, hujan di tengah perjalanan, ban bocor di tengah hutan, dan masih banyak drama lainnya,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat melihat perjuangan para guru dan warga sekitar yang setiap hari harus melewati akses tersebut, sehingga ada percepatan perbaikan jalan.

Setelah videonya viral, ia juga meninggalkan komentar di media sosial dan berharap unggahannya mendapat perhatian pihak terkait.

Respons pun datang dari Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Melalui akun Instagram resminya, DPUPR menyatakan bahwa jalan Pandanharum–Dawung tidak terlewat dalam perencanaan.

“Mengenai Jalan Pandanharum - Dawung, lokasi ini tidak terlewat. Sudah masuk dalam rencana anggaran dari dana pinjaman tahun 2026 untuk perbaikan permanen dan hasil yang lebih baik,” tulis keterangan DPUPR Grobogan.

Pihak DPUPR juga menegaskan bahwa penanganan jalan tersebut tidak ingin dilakukan secara tambal sulam, melainkan perbaikan permanen yang membutuhkan proses perencanaan dan penganggaran matang.

“Kita ingin penanganannya tidak hanya tambal sulam, makanya butuh proses penganggaran dan perencanaan yang matang. Sabar sekedap nggih sederek sedoyo,” pungkasnya.

Terkini