Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyampaikan klarifikasi terkait kabar penolakan tersebut.
"Untuk warga Baduy, tidak benar ada penolakan dari rumah sakit. Kesalahpahaman ini muncul karena hambatan komunikasi,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/11/2025).