daerah

Alex Akoran Resmi Sebagai Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPC Sintang. 

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 12:35 WIB

Sintang Kalbar


Gertak.id


Organisasi masyarakat Fast Respon Indonesia Center (FRIC) terus memperkuat jaringannya di daerah. Terkini, struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sintang telah resmi dibentuk, menandai kesiapan organisasi tersebut untuk menjalankan fungsinya sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi dan penguatan citra positif institusi penegak hukum di tingkat lokal.


-


​Pembentukan DPC ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat. FRIC yang fokus pada pengembangan organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.



​Sosok Pemimpin Baru


​Dalam acara tersebut, Alex Akoran secara resmi ditetapkan sebagai Ketua FRIC Kabupaten Sintang untuk masa bakti 2025-2026.


​"Terbentuknya kepengurusan DPC di Kabupaten Sintang adalah langkah awal yang sangat penting. Kami berkomitmen untuk membawa semangat Fast Respon cepat, akurat, dan terpercaya dalam setiap kegiatan dan pemberitaan, khususnya dalam mendukung program kerja Pemerintah dan Polri di wilayah ini," ujar Alex dalam sambutannya. Adapun struktur kepengurusan organisasi FRIC Kabupaten Sintang yang baru dibentuk adalah :


​Adapun susunan kepengurusan inti DPC FRIC Kabupaten Sintang adalah sebagai berikut : Pembina : Bupati Sintang dan Kapolres Sintang Penasehat : Marheden. KETUA DPC : Alex Akoran. Wakil Ketua : Rudi Harsono, Sekretaris DPC : Selvi Wulandari, Wakil Sekretaris DPC: Robinson, Bendahara DPC : Lies Suwarni, Wakil Bendahara DPC: -



Bidang-bidang lainnya:

- Humas : Muhammadin

- Satgas: Effendi

- OKK : Tedy zulkarnain

- Pendidikan dan Pelatihan : Ardan Syahroni

- Investigasi : Si Juli

- Olahraga : Kurniawati

-Advokasi :​-

​Dalam periode kepemimpinannya, DPC FRIC Kabupaten Sintang akan memprioritaskan beberapa program utama, antara lain:




  1. ​Sinergi dengan Polres Sintang, Untuk membangun koordinasi penuh dan berkelanjutan dengan Humas Polres Sintang untuk memastikan arus informasi yang transparan dan akurat kepada publik.

  2. ​Edukasi Anti-Hoaks: Melakukan kampanye dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penyaringan informasi dan melawan penyebaran berita bohong (hoaks), terutama yang berkaitan dengan Kamtibmas.

  3. ​Pengembangan Anggota: Mengembangkan jaringan wartawan dan anggota yang profesional, berintegritas, dan loyal terhadap Pancasila serta institusi Polri.


​Ketua DPW FRIC Kalimantan Barat, Rabi menyampaikan harapannya agar DPC yang baru terbentuk ini dapat segera beradaptasi dan menjadi mitra yang solutif bagi Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah.


​"Kami yakin DPC Kabupaten Sintang akan menjadi motor penggerak organisasi di daerah. Kehadiran FRIC harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, menjadi jembatan komunikasi yang efektif, serta turut serta menjaga Marwah Polri melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif," tutupnya.


​Dengan terbentuknya struktur ini, FRIC DPC Sintang siap menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial sekaligus mitra yang solid demi terciptanya stabilitas informasi dan keamanan di wilayah Kabupaten Sintang.


Penulis ; Alex

Terkini